Pintar Dan Bermanfaat


artikel, indometro.id - Ada orang yang begitu bermanfaat sehingga banyak di puja - puji orang, dihargai, dihormati, dan dibutuhkan. Apalagi dimasa akan diadakannya Pilkada serentak tahun ini. Tetapi  ada juga orang yang tidak terlalu diperhatikan ataupun dihargai. Contohnya ya sebagian banyak para pemulung dan pengemis.

Contoh lain yang dapat membedakan tentang kepintaran dan kebermanfaatan

Sebut saja seorang pria gendut, jelek  bernama Si Memet , dan secara kebetulan adalah anak dengan keterampilan teknis tingkat tinggi dan Si Kirno walaupun ganteng tapi orangnya sok paten tapi dia juga  adalah anak dengan tingkat teoritis tinggi. Dua anak ini memiliki tingkat pendidikan yang sama dan tingkat kecerdasan yang sama meski terspesialisasi. 

Di sebuah tempat kerja seorang pimpinan perusahaan  meminta mengerjakan sesuatu yang bersifat teknis seperti mendesign, membuat alat, menge-print pada Si Memet , hal itu dilakukan pimpinan karena si Memet memiliki skill teknis yang tinggi serta dapat bekerja dengan sigap dan cepat. 

Sedangkan si Kirno akan sangat kebingungan  dengan pemberian tugas tugas seperti ini bila diberikan kepadanya, Karena si Memet memiliki manfaat yang tinggi untuk pekerjaan ini, akhirnya dia lebih dihargai di depan pimpinan dan karyawan -- karyawan lain. 

Sementara  si Kirno memang diakui anak yang pintar dan paham banyak teori namun dalam perusahaan itu pengetahuannya kurang berguna dan tidak dapat menyelesaikan masalah.  Hingga akhirnya dalam tingkat persaingan si Kirno kalah dari si Memet.

"Pintar saja tidak cukup. Terkadang beberapa orang berfikir bahwa kecerdasan dan pengetahuan yang luas itu yang paling penting. Orang -- orang ini lupa bahwa realitas sosial menyatakan bahwa pengetahuan dan kecerdasan bukanlah yang paling penting. Bagi suatu individu atau kelompok, manfaat dari seorang individu adalah yang paling utama".

Di Pilkada serentak Tahun 2020 ini mungkin akan bisa kita lihat secara jelas siapa yang pintar siapa pula yang bermanfaat atau bisa jadi kedua duanya ada dan bisa kita jumpai.

Kecerdasan dan pengetahuan luas si Kirno mungkin akan berguna untuk lingkungan -- lingkungan yang bergerak di bidang akademis, pelatihan dan tempat diskusi. Ilmu si Kirno tidak bermanfaat bagi lingkungan tempat si Memet bekerja. Jika si Kirno berada di lingkungan Akademis, pelatihan dan tempat diskusi kemungkinan kebermanfaatan si Kirno akan lebih besar. 

Karena asas manfaat harus dapat menyelesaikan masalah atau problem solving. Dan ketika si Kirno tidak bisa memberi pelatihan, mengajar di lingkungan akademis ya akhirnya kecerdasan dan pengetahuannya jadi  tidak berguna / bermanfaat.

Oleh karena itu, dalam bermasyarakat kita sebaiknya memperhatikan asas sosial dan  kebermanfaatan. Ada banyak sekali contoh dalam kehidupan seperti Bang Zoel si  tukang penjual lontong sayur di  kantin pojok kantor pemko Tebingtinggi  yang bisa lebih kaya dan memiliki tabungan banyak karena lontong sayurnya laku keras. 

Lontong sayurnya laku keras karena enak. Lontong sayurnya  enak karena Bang Zoel sang penjual dapat memasak dan meracik bumbu dengan sangat baik. Akhirnya banyak orang puas dengan masakan Bang Zoel si penjual lontong sayur itu.

Berbeda dengan kehidupan  seorang karyawan PT. Mondar Mandir yang hanya hidup pas -- pasan. Digaji dengan upah murah dan hanya dipuji oleh pimpinannya saat bermanfaat baginya dan dicela saat melakukan kesalahan.

Nah dari beberapa contoh yang bisa kita lihat maka kita akan bisa menilai betapa sebuah kebermanfaatan sangatlah lebih penting darikan kepintaran. Tapi kepintaran bukanlah tidak penting. Karna bagaimana orang bisa bermanfaat kalau dia tidak pintar?? 

Asas manfaat artinya bahwa segala usaha dan/ atau kegiatan pembangunan yang dilaksanakan disesuaikan dengan potensi sumber daya alam dan lingkungan hidup untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat dan harkat manusia selaras dengan lingkungannya 

Manfaat  berarti juga guna, faedah, dan kalau diartikan lagi dengan yang lain  berarti segala sesuatu yang memberikan nilai lebih pada yang lain dan dapat memberi seseorang pengurangan masalah, atau sesuatu yang bermanfaat juga berguna dan digunakan secara individu oleh yang lain.

Lihat di sekeliling kita. Hubungan antar manusia terjadi karena adanya saling kebermanfaatan. Hubungan seperti ini disebut mutualisme. Mungkin mutualisme sangat familiar dalam dunia biologi dimana tiap organisme saling berhubungan dan saling mendapat manfaat. Jadi jelas bahwa  Kehidupan sosial manusia dibangun atas dasar asas kebermanfaatan

Selain mutualisme ada juga hubungan yang hanya bermanfaat untuk satu individu sedangkan yang lain tidak mendapat manfaat disebut komensalisme. Dan yang terakhir adalah hubungan yang merugikan antar organisme yang disebut parasitisme.

Dari ulasan diatas aku yakin kita bisa mengambil hikmah kira kira apa kesimpulannya bermanfaat dan pintar itu. 

Cobalah semakin Arif dan bijaksana dalam hal apapun sehingga tak ada kerugian ataupun penyesalan nantinya  

(Skn.53)




Baca Juga :

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama