Indometro.id Paser – Desa Rangan, Kecamatan Kuaro, kembali menunjukkan taringnya dalam sektor ekonomi kreatif. Melalui tangan dingin Rani Ningsih yang juga pemilik usaha dan pelaku UMKM asal Desa Rangan Kec. Kuaro Kab. Paser
![]() |
| Caption : Rani Ningsih saat menyampaikan materi tentang Inovasi Stik Ikan Bandeng |
Rani Ningsih saat ditemui Selasa (14/04/26) menjelaskan, dengan banyaknya potensi melimpah ikan bandeng kini berhasil diolah menjadi inovasi produk bernilai jual tinggi salah satu inovasi yang ia lakukan dengan membuat Stik Ikan Bandeng.
Menurutnya langkah ini diambil sebagai upaya diversifikasi produk olahan perikanan yang selama ini hanya dijual dalam bentuk mentah atau ikan bakar tradisional. Pemilik usaha ini Rani Ningsih, memanfaatkan satu ekor ikan bandeng menjadi tiga jenis produk yang berbeda untuk meminimalkan limbah (zero waste).
Dia mengatakan Inovasi Dibuat dari bagian daging ikan bandeng, sementara Keripik Kulit Ikan Bandeng dibuat menjadi keripik sebagai bahan utamanya dan Tulang Ikan bandeng dimanfaatkan dan dioleh menjadi kerupuk. Jelas Rani Ningsih
Inovasi Rasa dan Tekstur kata Rani Berbeda dengan camilan stik pada umumnya, Stik Ikan Bandeng Desa Rangan menawarkan sensasi rasa gurih alami tanpa menggunakan penyedap rasa berlebihan.
Proses produksinya melibatkan pemisahan duri yang teliti (cabut duri) sebelum daging ikan dihaluskan dan dicampur dengan bumbu rempah pilihan.
"Kami ingin menciptakan camilan yang tidak hanya enak, tapi juga bergizi. Anak-anak yang biasanya malas makan ikan karena takut duri, sekarang bisa menikmati nutrisi bandeng dengan cara yang lebih praktis," ujar Rani Ningsih
Keunggulan Produk Beberapa poin utama Stik Ikan Bandeng ini unggul karena adanya Kandungan Gizi Tinggi Kaya akan Omega-3 dan protein hewani, Tanpa Pengawet dan Menggunakan teknik penggorengan suhu stabil untuk memastikan kerenyahan tahan lama secara alami. Terangnya
Rani menyebutkan bahwa inovasi ini terinspirasi dari melimpahnya potensi ikan bandeng di daerah Paser, baik dari hasil laut maupun budidaya tambak sehingga memutar roda ekonomi desa. Ungkap dia
Pemerintah Desa Rangan dan Kecamatan Kuaro menyambut baik inovasi ini. Saat ini, produk Stik Ikan Bandeng mulai dipasarkan melalui gerai-gerai lokal, pameran UMKM tingkat Kabupaten, hingga pemanfaatan media sosial.
"Desa Rangan terletak di Kecamatan Kuaro, Kabupaten Paser, yang dikenal memiliki potensi sektor perikanan darat yang cukup menjanjikan. Inovasi olahan ikan merupakan salah satu pilar dalam program peningkatan pendapatan asli desa (PADes)" Tutur Rani
Ia juga berharap inovasi ini dapat mengikuti jejak kesuksesan produk sebelumnya, yaitu Esam Asin Paser, yang telah meraih prestasi di tingkat provinsi. Tutup Rani Ningsih
(fbn/red***)



Posting Komentar untuk "Wujudkan Kemandirian Ekonomi, Sulap Ikan Bandeng Jadi Camilan Kekinian"