Reduce bounce ratesindo Pekerja Tewas di PT OKI Pulp & Paper Mills, Hingga Kini Belum Ada Kejelasan - Indometro Media

Pekerja Tewas di PT OKI Pulp & Paper Mills, Hingga Kini Belum Ada Kejelasan


OKI, Indometro.id-

Pekerja di lingkungan PT OKI Pulp & Paper Mills Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) berinisial RM tewas mengenaskan terlindas Dump Truk dilingkungan kerjanya. pada Senin (13/4/2026) pukul 09.00 WIB, yang hingga kini persoalan tersebut masih ngambang kejelasannya ke pihak media oleh pihak perusahaan tersebut.

Menurut narasumber yang tidak mau disebutkan namanya mengungkapkan, Insiden kecelakaan kerja terjadi di area WHP (penggilingan kayu) lokasi di Line 11, arah Conveyor Chip Infor. RM sendiri merupakan pegawai bagian Commisioning RWD Area. 

Menanggapi kejadian tersebut, Ketua LSM MITRA MABES, Ollan.SP, mengecam keras mengapa masih adanya perusahaan yang mengabaikan keselamatan dan perlindungan kerja bagi para karyawannya.

" Alat Pelindung Diri merupakan komponen fundamental dalam sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja (K3) yang dirancang untuk melindungi pekerja dari berbagai risiko dan bahaya potensial di lapangan," ujarnya

Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan dan Peraturan Pemerintah Nomor 50 Tahun 2012 tentang Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) perusahaan memiliki kewajiban utama menyediakan tempat kerja yang aman dan sehat. 

" Temuan kritis ini menunjukkan adanya pelanggaran serius terhadap standar keselamatan kerja yang seharusnya menjadi prioritas utama dalam setiap proyek konstruksi atau industri berat. Ketiadaan APD ini menjadi salah satu faktor signifikan yang diduga berkontribusi terhadap tingginya angka korban dalam peristiwa tragis tersebut, " ujarnya

Hingga berita ini terbit, pihak perusahaan belum dapat dikonfirmasi mengenai kelanjutan persoalan ini. Pihak Disnakertrans Kabupaten OKI pun terkesan lamban mencari informasi kelanjutan persoalan ini. (tim.red)

Posting Komentar untuk "Pekerja Tewas di PT OKI Pulp & Paper Mills, Hingga Kini Belum Ada Kejelasan"

PELUANG TIAP DAERAH 1 ?