Dua dusun Didesa Belimbing akhirnya masuk listrik

Daftar Isi

 



Indometro.id - Bengkayang - Perjuangan yang yang tidak sia sia untuk mengusahakan listrik masuk di dua dusun di desa belimbing, yaitu dusun Silap dan dusun Sungai sibo, desa Belimbing, kecamatan Lumar, kabupaten bengkayang Dari jaman kejaman warga di dua dusun ini menggunakan alat penerangan yang seadanya dan terbatas. 

 

Penantian panjang yang penuh dengan doa dan usaha itu akhirnya membuahkan hasil. Pada tanggal 15 mei team PLN dari provinsi mendatangi Desa belimbing. Dimulai dari pemberitauan sampai kepada pelaksanaan yang sedang dikerjakan saat ini.


Informasi tersebut dibenarkan oleh kepala desa belimbing ( Kibo Yonathan ) ketika diwawancarai oleh awak media indometro.id di kantor desa Belimbing. ( 19 Mei 2023. 11.00 wib ). Berikut penjelasan pak kades :


" memang benar adanya bahwa jaringan listrik akan masuk Didesa belimbing. 1 tahun lebih masa jabatan saya sebagai kades saat ini sangat bersyukur karna  Ada dua dusun di desa belimbing yang akan masuk listrik, Yaitu dusun Silap dan dusun Sungai Sibo. 

 

Ada proses yang telah dilaksanakan sehingga listrik bisa masuk ke dua dusun tersebut pastinya tidak dengan proses yang instan. Peroses tersebut dimulai pada masa jabatan kades sebelum saya ( Suhardi ) beserta team. Salah satunya  ada kepala dusun Silap ( Anen ) ikut melaksanakan proses pada masa itu.


" Informasi yang saya terima, pada masa itu pak Suhardi selaku kades membentuk team dan membuat proposal pengajuan masuk listrik ke dusun Silap dan Dusun Sungai Sibo. Proposal itu tembusannya kepada camat, bupati sampai kepada gubernur.


"Pada saat pak Suhardi hendak memasukan proposal tersebut ke tingkat provinsi, baik itu ke Pemprov maupun ke PLN provinsi, ada juga peran salah satu anggota DPRD Provinsi Kalimantan Barat ( Neneng.  M. Sos ) yang menjembatani agar dapat ketemu Direktur PLN  Provinsi. Lebih detailnya terkait proses pengajuan tersebut akan dijelaskan oleh kepala dusun Silap. Jelas pak Kibo.

 

Dengan masuknya listrik ke dua dusun ini pastinya dapat membantu untuk pengembangan SDM Didesa Belimbing.  Selama ini penerangan didua dusun ini menggunakan alat penerangan seadanya. Seperti menggunakan Jengset bahkan ada yang menggunakan lampu pelita.

 

Jika listrik sudah ada, pastinya penerangan sudah tidak jadi masalah lagi. Salah satunya dapat mendukung pada saat anak anak sekolah pada saat belajar dimalam hari. Dengan sendirinya dapat meningkatkan mutu pendidikan anak anak sekolah.


Trimakasih banyak saya ucapkan kepada pihak pihak yang telah mengupayakan listrik masuk kedua dusun ini. Yaitu camat, bupati, kades sebelum saya, dan salah satu anggota DPRD Propinsi Kalbar. 


Tidak Lupa saya juga ucapkan banyak trimakasih pada Pemprov Kalbar,  yaitu  salah salah satunya Gubernur Kalbar ( H. Sutarmidji, SH, M.Hum. ) yang telah merekomendasikan ke pihak PLN provinsi agar dilaksanakan pemasangan listrik di dua dusun ini. Pungkas pak Kades.


Kepala dusun Silap, pada kesempatan Wawancara ini menyampaikan  pernyataan tentang proses perjuangan agar masuknya Listrik di dua dusun ini. Beliau mengatakan :


* Diawali dari kerinduan masuknya listrik  ke dusun Silap, maka pada tanggal 18 Juli 2020, masyarakat, beserta kepala desa mengadakan rapat terkait pengajuan pemasangan jaringan listrik kedusun sungai sibo dan dusun Silap. Didalam rapat tersebut kami langsung membuat Proposal pengajuan pemasangan listrik yang ditujukan kepada Pemprov Kalbar.


" Selanjutnya kami meminta surat rekomendasi dari camat dan bupati Bengkayang terkait proposal tersebut untuk kami bawa ke Pemprov Kalbar.

Ada 6 orang perwakilan yang ikut mendatangi Pemprov pada saat itu. Suhardi ( kades pada saat itu ), Anen, Elik ( perwakilan warga dusun Silap ), Paulus dan Abi ( perwakilan warga dusun sungai sibo )


Dua kali kami mendatangi Pemprov Kalbar. Pertama pada tahun 2020 kami mendatangi dinas SDEM ( Sumber daya energi dan mineral ) provinsi Kalimantan barat. Dari dinas SDEM menyarankan agar menyurati direktur PLN provinsi Kalbar agar dapat bertemu untuk mengajukan proposal tersebut. 


6 bulan kemudian dikirim kepada pemerintah desa belimbing bukti surat rekomendasi dari gubernur yang ditujukan kepada pihak PLN agar melaksanakan pemasangan listrik di desa belimbing, tepatnya Didusun Silap dan dusun Sungai sibo. 


Sekitar bulan Oktober tahun 2021, team dari desa belimbing kembali mendatangi kantor dinas SDEM. Dari situ kami mendatangi kantor PLN provinsi Kalbar. Kedatangan kami yang kedua bersama ibu Neneng sebagai penghubung kami untuk bertemu dengan direktur PLN. Ketika bertemu, kami menyerahkan proposal pengajuan tersebut.


Setelah bertemu direktur PLN, kami juga mendatangi kantor gubernur prov Kalbar untuk menyerah proposal pengajuan tersebut. Kedatangan kami disambut oleh salah satu staf ahli gubernur. Dan kepada beliaulah kami menitipkan Proposal pengajuan tersebut agar diserahkan kepada gubernur. Jelas pak Anen.


Kurang lebih 2 tahun penantian, akhirnya proposal kami di setujui oleh Pemprov Kalbar.Pada tahun tahun 2023 ini, kami melihat langsung proses pelaksanaan pemasangan arus listrik Didusun Silap. Dimulai dari pemasangan tiang listrik Didusun Silap.


Ada 80 KK atau 72 rumah Didusun Silap yang menerima mamfaat masuk listrik ini nantinnya. Saya mewakili masyarakat dusun Silap  sangat senang dan bersyukur kepada Tuhan untuk hal ini.


Tidak lupa juga kami ucapkan banyak trimakasih kepada pihak pihak yang telah membantu masuknya listrik kedusun kami. Seperti pak Suhardi, ibu Neneng, dinas SDEM, PLN provinsi, camat, bapak bupati, dan bapak Gubernur. Trimakasih juga untuk pak Kibo sebagai kades saat ini yang ikut mensukseskan proses pelaksanaan masuk listrik kedusun Silap saat ini. Ungkap pak Anen.



Kepala dusun sungai sibo ( Vera Astuti ), juga memberikan tanggapan terkait masuknya listrik Didusun Sungai sibo

" Memang benar listrik masuk ke dusun sungai sibo. Yang mana pada saat ini sedang dalam proses pemasangan. Ada dua RT yang akan menerima mamfaat listrik, yaitu RT 10 berjumlah 37 Kk, RT 11 berjumlah 35 KK. Kalau dari Jumlah rumah yang  menerima mamfaat listri keseluruhan dari kedua RT itu ada 59 rumah. Ungkap Ibu Astuti. 


"Saya sebagai kepala dusun sungai sibo dan juga yang mewakili masyarakat mengucapkan banyak trimakasih yang sebesarnya kepada pihak pihak yang telah berjuang, sehingga listrik bisa terpasang Didusun Sungai sibo.


Trimakasih juga saya ucapkan kepada Pemprov Kalbar ( Gubernur ) dan PLN, yang telah bekerja sama demi masuknya listrik kedusun Sungai sibo. Tutup ibu Vera.




Posting Komentar

Ads:

#
banner image