-->

Iklan

Temukan Kami DI Fb

Halaman

Santri Tani NU di Pekanbaru Berhasil Kembangkan Qorma Kualitas Super Di Agro Wisata Palas

Hery Ferdian
Senin, 02 Agustus 2021, Agustus 02, 2021 WIB Last Updated 2021-08-02T02:22:52Z
iklan disini :



Habitat asli pohon kurma adalah kawasan dengan iklim yang sangat ekstrim, yakni kering dan sangat panas. Meski begitu, tanaman ini bisa tumbuhdengan baik di berbagai jenis tanah selama caranya benar. Oleh sebab itu, bukan mustahil untuk menanam pohonkurma di Indonesia




Pekanbaru, Indometro.id -
 Indonesia merupakan salah satu negara agraris di dunia. Sektor pertanian ini adalah salah satu penopang kekuatan perekonomian bangsa.

Menyadari bahwa sektor pertanian punya peran besar dalam menggerakan roda pertanian membuat H Rusli Ahmad selaku ketua umum Dewan Pimpinan Pusat Santri Tani Nahdatul Ulama terus berupaya agar organisasi yang ia pimpin bisa bahu membahu menggalakan sektor pertanian.

H Rusli Ahmad sadar bahwa sektor pertanian dijadikakan para pendahulu bangsa untuk menguatkan perekonomian.

Saat  berkunjung ke agro wisata palas kecamatan rumbai, milik Rusli Ahmad yang juga sebagai pusat untuk santri tani NU dalam mengembangkan sektor pertanian pada, Minggu (31/7) terlihat H rusli ahmad sangat serius mencoba jadi seorang petani yang baik.

Menurut Rusli ahmad ketahanan pangan merupakan unsur dari ketahanan bangsa.

Dilokasi ini  Santri Tani Nu menjadikan tempat pilot project untuk mengembangkan tanaman perkebunan dan perikanan.ujar rusli.

Menurut ketua umum Santan Nu, di Agro Wisata Palas kecamatan rumbai ini santri tani NU melakukan penanaman bibit unggul seperti pepaya,kelapa,aren dan qurma

Khusus soal qurma ketua Santri Tani Nu ingin mengubah mitos dimasyarakat.”pendapat bahwa qorma hanya tumbuh diaran adalah salah”.ujar H Rusli
“Padahal Thailand dan Australia juga negara penghasil qurma yang besar didunia,”sambungnya.

Karena kultur tanah dan geografis Thailand yang mirip Indonesia membuat Santri Tani Nu melakukan pengembangan qurma.

Bibit yang dikembangkan di Agro Wisata Palas rumbai adalah bibit qurma acuan dari Thailand yang telah bersertifikat.

Seringnya petani qurma di Indonesia yang cuma bisa panen sedikit membuat motivasi bagi Santri Tani Nu.

Karena menurut Rusli Ahmad hasil dari qurma tergantung dari prosedur penanaman.”Dimana cara tanam,cara penyiraman dan pupuk adalah penentu banyak sedikitnya buah.

Seperti hal yang terjadi pada qorma di agro wisata palas,dimana qorma yang baru berumur 2 tahun 3 bulan sudah berbunga dan berbuah.

Diagro wisata ini juga dilakukan penangkaran bibit qurma acuan kwalitas terbaik.Rata rata bibit yang ada telah berumur 8 bulan.

kedepannya H Rusli Ahmad punya keinginan untuk membuka lahan qurma seluah 5 hektar dikota pekanbaru

Santri tani Nu sangat menyadari bahwa prospek tanaman qurma sangat besar dan bisa membantu kekuatan ekonomi di negara kita.***(rilis)




 Hery Ferdian

Beri Komentar Dong!

Tampilkan

Terkini

Nasional

+