Ticker

6/recent/Ticker-posts

Kabupaten Langkat Adopsi Pembelajaran Tatap Muka Kota Banda Aceh


Banda Aceh, Indometro.id - Wakil Ketua Komisi B DPRD Langkat beserta rombongan melakukan kunjungan kerja ke Disdikbud Kota Banda Aceh, dalam rangka mempelajari kesuksesan Kota Banda Aceh dalam pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) dan pelaksanaan Ujian Sekolah Berbasis Komputer (USBK)  di masa pandemi.

Rombongan yang terdiri dari Ismed Barus (Fraksi Partai Nasdem juga sebagai Wakil ketua komisi B), Sarno, fraksi Partai Golkar, Romelta Ginting (Fraksi PDI-P), H Agussalim (Fraksi Partai Demokrat), Risna Lela Sari (Partai Bulan Bintang, Fraksi Bulan Bintang Indonesia), Safii (Partai Perindo, Fraksi Bulan Bintang Indonesia) serta didampingi oleh Dwi Aggriani Staf DPRD Langkat merasa kagum dengan langkah-langkah yang dilaksanakan oleh Disdikbud Kota Banda Aceh yang telah sukses melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) dalam masa pandemi, USBK dan penetapan Banda Aceh sebagai Ibukota Kebudayaan dan prestasi lain dalam masa pandemi Covid-19.


Sementara itu, Kabupaten Langkat sendiri masih belum memiliki jadwal yang pasti untuk membuka kembali sekolah seperti yang sukses dilaksanakan Kota Banda Aceh. Disamping itu juga kunjungan ini untuk meningkatkan kerjasama dan silaturrahmi antara Pemerintah Kabupaten Langkat dengan pemko Banda Aceh melalui Disdikbud seperti yang pernah dilaksanakan oleh Kota Malang beberapa waktu lalu serta keberhasilan program guru kedua yang digagas oleh Dr. Saminan, M.Pd selaku Kadisdikbud Kota Banda Aceh yang banyak diperbincangkan saat ini.

Kadisdikbud Kota Banda Aceh, Dr. Saminan, M.Pd menyambut rombongan DPRD Langkat dengan melayangkan sebuah pantun selamat datang dan memperkenalkan para pejabat Disdikbud meliputi, Sekretaris Disdikbud, Sulaiman Bakri, S.Pd., M.Pd, Kabid Pembinaan SMP Evi Susanty, S.Pd., M.Si, Kabid Pembinaan SD Jailani Yusti, S.Ag., M.Pd, Kabid Pembinaan Ketenagaan Marzuki, SH, Kasi Sarpras Bid SD, Drs, Husni Alamsyah serta turut diperkenalkan juga  Kasi Data dan Informasi Pendidikan Nur Muhammad, SE., M.Pd.

Saminan memaparkan, Pemko Banda Aceh memberikan izin pembukaan sekolah kembali dengan mengkaji dengan seksama kesiapan pelaksanaan PTM, rekomendasi dari tim satgas Covid-19 sangat menentukan kebijakan pembukaan sekolah kembali, sistem pembelajaran yang dilaksanakan adalah dengan pembagian shift belajar sebanyak 50% kehadiran siswa per rombel dan mengurangi jumlah jam tatap muka, mengampanyekan penggunaan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.

"Selebihnya pembelajaran siswa dilaksanakan melalui pembelajaran daring, Disdikbud mempersiapkan aplikasi belajar seperti, E-belajar, WAG dan sistem daring yang lain yang dapat mengantarkan siswa ke dalam proses belajar yang normal," tuturnya.

Pada masa awal pembelajaran Saminan juga menyampaikan pihaknya menutup kembali sebanyak 3 SD karena abai dalam melaksanakan prokes dan sekolah  dibuka kembali setelah ada komitmen bersama antara kepala sekolah, murid dan komite dalam menjalankan prokes.

Pada kesempatan yang sama Anggota Komisi B DPRD Langkat, Safii, menyampaikan setelah mendengarkan penjelasan dari Kadisdikbud Banda Aceh yang begitu memberikan inspirasi terhadap pembangunan pendidikan di Kota Banda Aceh, mereka akan dengan segera memberikan advice kepada Disdik Kabupaten Langkat untuk mengambil langkah-langkah untuk pembukaan sekolah kembali di Langkat karena dia menilai pembelajaran secara daring sepertinya tidak memberikan hasil yang memuaskan dan bila diperlukan kepala Dinas pendidikan Kabupaten Langkat dan beberapa pejabatnya untuk melaksanakan study banding (Stuba) ke Kota Banda Aceh dalam pelaksanaan pembangunan pendidikan khususnya Proses Pembelajaran Tatap Muka (PTM).

“Kami berharap bisa melakukan proses pembelajaran tatap muka seperti di Kota Banda Aceh, mengingat di daerah kami belum dilaksanakan PTM," harapnya.

(Kar)

Artikel Terkait