Ticker

6/recent/Ticker-posts

4 Petugas Kimia Farma di Kualanamu Diamankan Diskrimsus Poldasu Terkait Banyaknya Keluhan Calon Penumpang Positif Covid-19

4 Petugas Kimia Farma di Kualanamu Diamankan Diskrimsus Poldasu Terkait Banyaknya Keluhan Calon Penumpang Positif Covid-19



Medan, Indometro.id -
Di saat gencarnya pemerintah memutus mata rantai penyebaran wabah virus Covid-19, ternyata masih ada saja oknum oknum yang mengambil kesempatan untuk mendapatkan keuntungan pribadi atau kelompok sehingga seolah olah virus ini masih bertahan dan tidak mau enyah dari negeri ini.

Diskrimsus Polda Sumut telah mengamankan 4 (empat) orang petugas Laboratorium Ravid antigen Kimia farma lantai M Bandara Kualanamu Internasional Airport (KNIA), Selasa (27/4/2021)  terkait informasi dan banyaknya keluhan dari para calon penumpang pesawat yang mendapati hasil Rapid antigen Positif covid -19 dalam kurun waktu lebih kurang 1 minggu.



Dari keterangan Diskrimsus Poldasu bahwa pada Selasa(27/4) sekitar pukul 15.05 wib anggota Krimsus Poldasu yang berpakaian sipil menyamar sebagai calon penumpang salah satu pesawat, melaksanakan test rapid antigen. Selanjutnya petugas Krimsus mengisi daftar calon pasien untuk mendapatkan nomor antrian.
Lalu setelah mendapatkan nomor antrian kemudian dipanggil dan masuk ke ruang pemeriksaan untuk di ambil sampel yang di masukkan alat tes rapid antigen kedalam kedua lubang hidung. 


Usai pengambilan sampel maka petugas Krimsus menunggu di ruang tunggu sambil menunggu hasil rapid antigen, berselang sekira 10 menit menunggu, hasil di yang di dapatkan "Positif".
Akhirnya terjadi perdebatan dan saling balas argumen maka di periksa seluruh isi ruangan labolatorium rapid antigen dan para petugas Kimia Farma di kumpulkan, lalu  petugas Krimsus Poldasu mendapati barang bukti , ratusan alat yang di pakai untuk rapid antigen untuk pengambilan sampel bekas dan telah di daur ulang.



Dari keterangan petugas Kimia Farma, yang ketakutan saat di interogasi oleh petugas Krimsus Poldasu mengatakan alat yang di gunakan untuk pengambilan sampel untuk di masukkan ke dalam hidung setelah di gunakan, di cuci dan di bersihkan kembali di masukkan ke dalam bungkus kemasan untuk di gunakan dan di pakai kembali untuk pemeriksaan orang berikutnya.



Kanit II Subdit 4 Tipiter Krimsus Poldasu, AKP Jeriko menyampaikan bahwa para petugas Kimia Farma telah diamankan, " mereka telah diamankan beserta barang bukti untuk pemeriksaan lebih lanjut " ungkapnya.
Berikut barang bukti yang berhasil di amankan, komputer 2 unit, mesin printer 2 unit, uang kertas, ratusan alat rapid test bekas yang sudah di cuci bersih dan telah di masukkan ke dalam kemasan serta ratusan alat pengambil sampel rapid antigen yang masih belum di gunakan, 

(IY)


Artikel Terkait