Ticker

6/recent/Ticker-posts

Panen Perdana Desa Jiwa Baru Kecamatan Lubai


Muara Enim, indometro.id- Patut kita acungkan jempol terhadap kinerja Kepala Desa Jiwa Baru, Panji Lesmana, kurang lebih setahun lalu, Kepala Desa Jiwa Baru Lubai, lakukan terobosan besar di wilayah desa yang ia pimpin, Panji telah berhasil menyulap lahan tidur alias lahan yang tidak produktif kini menjadi produktif di desa Jiwa Baru Lubai kini menjadi Pioner bagi wilayah di sekitarnya di Kecamatan Lubai Kabupaten Muara Enim, Provinsi Sumatera Selatan - Indonesia.


Rabu 17 Maret 2021, di Desa Jiwa Baru Lubai telah sukses mengadakan kegiatan luar biasa dalam rangka " Panen Perdana Padi Sawah Desa Jiwa Baru dari Sumber Dana Desa Tahun 2020 ", dilahan cetak sawah dengan luas sekitar 10 hektar dan masih ada sekitar 25 hektar lagi lahan tidur yang ada disekitar lokasi menurut pengamatan wartawan media kabarpatroli.id


Adapun kegiatan tersebut telah berjalan lancar, dimana tampak hadir dalam acara tersebut mulai dari tingkat Kecamatan di Lubai ulu dan ilir, pihak perwakilan dari Pemkab Muara Enim, Provinsi dan seluruh Kades Se-Kecamatan Lubai beserta jajarannya juga pihak keamanan mulai dari keamanan sipil (Linmas) dan dari petugas babinsa, Kapolsek Lubai juga Kapolres, Tenaga Ahli P3MD Muara Enim, Pendamping Desa dan Pendamping Lokal Desa, Kadin Pertanian dan Hortikultura Provinsi Sumsel, Kadin Pertanian dan Hortikultura dan Kadin BPS Kabupaten Muara Enim,  juga tamu undangan lainnya.

Kandarian warga asli lubai dan juga menjabat sebagai Ketua Ikatan Wartawan Online (IWO) Kota Prabumulih," sangat mendukung juga mengapresiasi program yang dilakukan oleh Pemerintah Desa Jiwa Baru dalam memanfaatkan lahan tidur yang ada di desanya untuk dijadikan lahan yang sanggat bermanfaat bagi masyarakat luas sebab program seperti ini dapat meningkatkan tarap perekonomian warganya juga menyerap lapangan pekerjaan besar nantinya.


Ini adalah sebuah terobosan yang sepektakuler menurut saya dalam mendukung pihak pemerintah dalam bidang ketahanan pangan, sebab setahu saya sejak lama masyarakat Lubai bila bertani taunya hanya padi ladang saja, saya berharap dengan keberhasilan pembukaan lahan padi persawahan di Jiwa Baru ini dapat merubah sudut pandang yang terpatri sejak lama di masyarakat lubai.


“Saya mengapresiasi sekali, program seperti ini apalagi dalam bentuk suwasembada pangan ini merupakan sebuah prestasi dan patut untuk dijadikan sebagai contoh bagi desa-desa yang lain, semoga saja terobosan-terobosan luar biasa kembali lagi terlahir dari desa Jiwa Baru dan lahan yang belum tergarap dapat digarap secepatnya dan saya berharap kepada pihak terkait agar kiranya dapat membantu program yang telah berhasil di gadangkan oleh Pemerintah Desa Jiwa Baru Lubai saat ini, sebab dalam program tersebut masih banyak kekurangan yang perlu mendapat perhatian serius khususnya kepada Pemkab Muara Enim, seperti kurangnya pembangunan saluran untuk irigasi baik primer juga skunder, sarana jalan yang masih berlumpur serta sarana umum lainnya.


Kepala Desa Jiwa Baru Panji Lesmana, menerangkan dimana kesuksesan program swasembada pangan ini semuanya tidak terlepas dari pada dukungan kuat dari semua perangkat kerjanya dan seluruh warga desa Jiwa Baru ditambah dukungan dari pihak Kecamatan Lubai, Pemkab Muara Enim serta dukungan pihak Pemprov Sumsel.


Diterangkannya, lahan yang telah digarap untuk program cetak sawah ini, telah menggunakan Dana Desa Jiwa Baru tahun 2020 lalu, Alhamdulilah program ini telah berjalan sukses dan sekarang telah dapat kita lihat bersama hasilnya, tentunya semua kesuksesan ini tidak terlepas berkat doa terbaik kita bersama dan juga doa dari seluruh warganya sehingga apa yang telah kami usahakan selama ini berhasil sukses tidak mengecewakan serta tidak luput juga berkat berkah pemanfa'atan air dari kedua sungai yang dekat dari area lahan cetak sawah ini yaitu, Sungai Lubai dan Sungai Ayah Puhun dengan melalui aliran irigasi primer dan skunder apa adanya.

Dalam kesempatan itu Kepala Desa Jiwa Baru. Panji Lesmana, juga berharap kepada seluruh tamu undangan yang hadir terutama kepada Pihak Pemkab Muara Enim, agar kiranya dapat memberikan dukung yang serius terhadap program mereka saat ini karena masih banyak kelemahan dan kekurangan pihaknya hadapi dalam membangun program cetak sawah ini, dari mulai akses jalan masih berlumpur untuk menuju area persawahan ini, minimnya fasilitas lampu penerangan jalan dan prasarana umum lainnya," harapnya. (Rill-IWO)

Editor: Joni Karbot

Artikel Terkait