Ticker

6/recent/Ticker-posts

KMP Satya Kencana II Membuka Jalur Pelayaran Saumlaki - Dobo - Timika

KMP Satya Kencana II Membuka Jalur Pelayaran Saumlaki - Dobo - Timika

Saumlaki, indometro.id - Satya Kencana II Membuka jalur pelayaran untuk wilayah Saumlaki - Dobo dan Timika, mengingat kebutuhan transportasi sangat penting dalam memacu pertumbuhan perekonomian di wilayah atau daerah. ungkap Dominikus Ratuanak kepada media indometro Saumlaki (8/03/2021)

"Kini kembali hadir satu Unit Armada Kapal Jenis RORO (Roll On Roll Off) dengan nama KMP SATYA KENCANA II yang melayani jalur pelayaran antar Provinsi yaitu  Maluku-Papua. Trayek tersebut antara lain Saumlaki (Kep.Tanimbar) - Dobo - Pomako (Kab.Mimika) - Marlasi (Kep.Aru) - Kojabi (Kep.Aru) dan Lamerang (Kep.Aru), kapal dengan Gross Tonage (GT 2154) ini akan beroperasi 2x dalam sebulan. Untuk itu menjadi sebuah kemudahan transportasi bagi masyarakat di dua Provinsi dimaksudBeber Ratuanak

Lanjut Ratunak, Penyelenggaraan angkutan penyeberangan perintis yang telah dimulai sejak tahun 1992 hingga 2019 terus mengalami peningkatan. dari jumlah lintas penyeberangan perintis yang awalnya 9 lintasan menjadi 230 lintasan dan jumlah kapal penyeberangan dari 9 kapal menjadi 91 kapal, menandakan bahwa peranan angkutan penyeberangan sebagai jembatan yang bergerak menghubungkan provinsi.

"KMP SATYA KENCANA dengan nomor IMO: 8712233 sendiri merupakan kapal perintis yang berpangkalan di Kabupaten Kepulauan Aru (Home Bace) dengan fasilitas memadai yang di miliki oleh PT DHARMA DWIPA UTAMA yang beralamat di Surabaya, dan kapal ini telah melayari samudra indonesia dalam pelaksanaan trayek perintis diberbagai Alur Pelayaran Indonesia (API). Diharapkan masyarakat Kabupaten Kepulauan Tanimbar dapat memanfaatkan kehadiran kapal ini sebagai sarana penunjang transportasi dan Keberadaan pelayaran perintis, terutama dalam memberikan pelayanan mobilitas penduduk dan pemenuhan sumber ekonomi yang memiliki peran besar terhadap pertumbuhan perekonomian nasional Indonesia. Kondisi ini mengingat kebutuhan akan jasa angkutan laut semakin meningkat sejalan dengan kondisi geografis Negara Indonesia yang terdiri dari ribuan pulau" Harapnya

Ratuanak berharap Tidak ada kata terlambat, untuk mulai menggalakan poros maritim di timur Indonesia untuk membuka konektivitas, memperlancar distribusi barang, diharapkan adanya pelayaran perintis dipesisir maluku akan meningkatkan aktifitas ekonomi dan perdagangan serta meningkatkan kesejateraan masyarakat. 

"Terima kasih kepada Pemerintah Pusat dalam hal ini Kementerian Perhubungan (Direktorat Jenderal Perhubungan Laut) serta Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Aru, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar dan Pemerintah Kabupaten Mimika  yang terus menerus berjuang  meningkatkan sarana transportasi laut. Dan kepada PT DHARMA DWIPA UTAMA yang telah menyediakan kapal bagi kelancaran transportasi". Tutup Ratuanak

IM-51/NFB

Artikel Terkait