Ticker

6/recent/Ticker-posts

Gubernur Sulbar Raih Penghargaan Dari Beritasatu Sebagai Public Leader Award.


Sulbar,Indometro.Id,-Beritasatu berikan penghargaan Berita Satu Public Leader Award kepada enam Menteri Kabinet Indonesia Maju dan delapan gubernur. Hal terebut dianggap sebagai pejabat publik yang memiliki inovasi berupa terobosan dalam mengahadapi pandemi covid-19. Gubernur Sulawesi Barat Ali Baal Masdar, adalah salah satu dari delapan gubernur yang mendapat penghargaan tersebut.

Penghargaan tersebut, merupakan bentuk apresiasi kepada para pemimpin publik di pusat dan daerah, yang dinilai mampu menampilkan kepemimpinan inovatif menghadapi pandemi covid-19. Penilaian didasarkan pada kriteria yang obyektif untuk kategori menteri dan kategori gubernur. 

Penilaian untuk kategori Gubernur, adalah  inovasi dalam bentuk kebijakan yang mencerminkan penanganan covid-19 secara optimal untuk menyelamatkan sektor lainnya, terutama sektor ekonomi. Dengan kebijakan inovatif tersebut,  memberi dampak positif bagi kehidupan masyarakat.

Gubernur Ali Baal Masdar, diganjar penghargaan yang didasari refleksi atas upayanya menangani pandemi covid-19 di Sulbar. Terlihat dengan tingkat kematian akibat covid-19 sebesar 1,8 persen, jauh lebih rendah dri rata-rata nasional sebesar 2,9 persen.

Meski terdampak pandemi covid-19, tingkat penganggguran di Sulbar relatif rendah, yang terlihat pada pertumbuhan sektor UMKM, dalam hal ini kredit UMKM  sebesar 4, 3 persen. Angka tersebut, jauh lebih tinggi dari pertumbuhan ekonomi nasional yang terkontraksi 1,62 persen.

Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar mengatakan,  berbagai kebijakan dalam penanganan covid-19 di Sulbar, dilakukan dengan melibatkan semua pihak terkait, di tingkat provinsi dan kabupaten, termasuk TNI dan Polri, dengan mengoptimalkan koordinasi melalui video konferensi. Selain itu, Pemprov Sulbar juga memberikan bantuan sembako di 72 kelurahan se- Sulbar yang terdampak covid, serta bantuan modal kepada 2.821 UMKM/IKM.

“Penghargaan ini bermakna penyemangat sekaligus tantangan bagi kami dalam menghadapi pandemic covid-19 di Sulawesi Barat pada di masa kini dan ke depan," ujarnya, dalam testimoni malam penganugrahan penghargaan. Gubernur yang kerap disapa ABM menambahkan,  upaya yang dilakukan mendayagunakan semua sumberdaya di setiap level yang diwadahi Satgas Covid-19. Semua terlibat dalam kebersamaan dan semangat partisipasi, termasuk media massa dalam penyebarluasan informasi kebijakan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat di bidang ekonomi dan penguatan ketahanan masyarakat menghadapi pandemi,” ucap ABM, dalam tayangan live melalui kanal youtobe Beritasatu. 

Dikatakan, bahwa erjalanan melawan pandemic covid-19 di masa tanggap darurat gempa, telah memberikan banyak pelajaran berharga untuk merawat kebersamaan, tetap tabah dan kuat menghadapi pandemi covid-19 yang kemudian ditimpa gempa 6,2 magnitudo.

Gubernur ABM, menyatakan penghargaan yang diterima didedikasikan untuk rakyat Sulbar. "Terkhusus kepada almarhum dokter Alif Satria, Kepala Dinas Kesehatan Sulawesi Barat, yang merupakan panglima melawan covid-19 dan tenaga kesehatan pertama yang gugur karena covid-19 di Sulawesi Barat," tutupnya.

Selain Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar, tujuh gubernur lainnya yang mendapat penghargaan Beritasatu Public Leader Award adalah Gubernur DKI Jakarta, Anis Baswedan, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, dan Gubernur Kalimantan Selatan, Sabhirin Noor. Penghargaan yang sama untuk Gubernur Riau, Syamsuar, Gubernur Papua, Lukas Enembe dan Gubenrur Papua Barat Dominggus Mandacan.

Untuk kategori Menteri, diberikan kepada Menteri Pekerjaan umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimuljono, Menteri BUMN, Erick Thohir, Mendikbud Nadiem Makarim, Menteri Luar Negeri Retno Mursudi, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Koperasi , dan Usaha Kecil dan Menengah, Teten Masduki.

Penilaian dilakukan oleh Dewan Juri yang dipimpin Ketua Dewan Pers Prof. Mohammad Nuh sebagai ketua Dewan Juri. Anggota Dewan Juri terdiri Rektor Universitas Indonesia , Prof. Ari Kuncor, Direktur Pusat Kedokteran Tropis , Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada Yogyakarta, Pengamat Kebijakan Publik, Agus Pambagio, dan Direktur Pemberitaan Beritasatu Media Holdings, Primus Dorimulu.

Artikel Terkait