Ticker

6/recent/Ticker-posts

Warga Desa Pengembur Meminta Jalan Tanak Awu - Pengembur Segera di Perbaiki

Warga Desa Pengembur Meminta Jalan Tanak Awu - Pengembur Segera di Perbaiki


Lombok, indometro.id - Puluhan warga dari Desa Pengembur, Kecamatan Pujut melakukan aksi demo di kantor bupati Loteng, senin /25/01/2021

Demontrasi itu dilakukan karena sudah sangat kecewa ruas jalan tersebut tidak kunjung dilakukan perbaikan hingga sekarang. Padahal, Pemkab Kabupaten Lombok Tengah sendiri sudah janji untuk melakukan perbaikan pada tahun ini. 

Aksi demo depan gerbang kantor bupati yang di guyur hujan juga tidak menyurutkan aksi malah  aksi demo nyaris ricuh dengan petugas keamanan. Karena warga ingin menorobos masuk ke dalam kantor bupati.

Salah satu warga, Hendara menyatakan, pihaknya melakukan aksi demo ini karena merasa kecewa dengan pemerintah daerah. Pasalnya, hingga saat ini belum kunjung melakukan perbaikan pada ruas jalan dari Desa Tanak Awu menuju Pengembur.

Kami belum tahu alasan pemerintah sehingga belum melakukan perbaikan, padahal pada tahun 2020 sebelumnya, mereka sudah berjanji untuk melakukan perbaikan jalan tersebut,” ungkapnya.

Ia menegaskan, kondisi ruas jalan itu sekarang sangat parah. Bahkan hampir tidak bisa dilalui oleh warga yang menggunakan kendaraan roda maupun roda empat.  Bagaimana tidak, di badan jalan itu banyak lubang yang bisa menyebabkan kecelakaan.

Hal senada disampaikan, salah satu tokoh pemuda ,Sarifudin  yang menyampaikan dalam orasinya aksi untuk menuntut jalan ini dilakukan perbaikan sudah sekian kalinya. Namun, pemerintah tidak mendengarkan keluhan masyarakatnya .  Padahal, masyarakat hanya meminta supaya jalan ini dilakukan perbaikan saja.

Selain itu, pihaknya juga meminta agar galian C yang ada di wilayah setempat dilakukan penertiban. Alasanya, karena dam truk yang menangkut material tanah itu membuat ruas jalan ini semakin parah.

Pada semua aparat agar melakukan penertiban pada galian itu. Karena setiap hari puluhan  dam truk yang melintas,” ucapnya.

Coba bapak turun, permintaan kami ini bukan tidak punya dasar, tapi sesuai dengan kondisi dilapangan.  Jika tidak segera ditangani, maka potensi untuk kecelakaan itu akan meningkat di sana,” tuturnya.

Terpisah, Kepala Dinas PUPR Loteng, Lalu Firman Wijaya menyatakan, pihaknya akan ihktiarkan untuk melakukan perbaikan jalan tersebut pada APBD perubahan nantinya.  Karena memang APBD saat ini sudah diketok atau telah ditetapkan.

Kami sudah usulkan melalui DAK. Tapi belum dapat, karena program proritas adalah jalan yang tidak jadi dikerjakan tahun 2020,” tutupnya

Sudirman Lombok

Artikel Terkait