Ticker

6/recent/Ticker-posts

Empat Unit Ruko di Muara Batu Ludes Dilalap Api

Lokasi kebakaran ruko di kecamatan Muara Batu


Lhokseumawe, indometro.id - Empat unit rumah toko (ruko) di Desa Meunasah Baro, Kecamatan Muara Batu, Kabupaten Aceh Utara ludes dilalap api, peristiwa tersebut terjadi, Selasa (12/1/2021) sekitar pukul 05.30 WIB.

Kapolres Lhokseumawe, AKBP Eko Hartanto, SIK, MH melalui Kapolsek Muara Batu, Ipada Herman Syahputra membenarkan kejadian tersebut, adapun ruko yang terbakar itu yakni milik Junaidi (43) warga Desa Meunasah Drang dan Ilsyas (50) yang juga warga Desa Meunasah Drang, Kecamatan Muara Batu, Kabupaten Aceh Utara dijadikan tempat penjualan pakan ikan dan udang.

Kronologis kejadian, kata Kapolsek, Munawardi (21) warga Desa Teumpok Beurandang, Muara Batu selaku penyewa ruko tersebut sampai di ruko bersama adiknya, Rahmat Nur (14) untuk membuka ruko dimaksud yang selama ini dijadikan sebagai tempat usaha warung kopi. Seperti biasa, ia langsung menyalakan kompor untuk memanaskan air dan kemudian membuka seluruh pintu ruko, sedangkan adiknya duduk di kursi paling pojok.

“Ketika Munawardi sedang membuka pintu depan warkop tersebut, dia melihat api keluar dari selang kompor tabung Gas LPG 3 Kg tempat dipanaskan air. Kemudian Munawardi langsung berinisiatif untuk memadamkan api dengan menyiramkan air sebanyak tiga ember. Namun, api tersebut tidak berhasil dipadamkan melainkan api semakin membesar,” ujarnya.

Selanjutnya, tambah Kapolsek, dalam kondisi panik ia langsung pergi ke pos Pemadam Kebakaran Aceh Utara yang terletak di Desa Cot Seurani, Muara Batu, Aceh Utara melaporkan peristiwa dimaksud. Lalu, kembali ke Tempat Kejadian Perkara (TKP). 

“Sesampai di TKP, Munawardi melihat api sudah semakin membesar dan menjalar ke tiga ruko lainnya. Kemudian, armada pemadam kebakaran tiba di lokasi memadamkan api. Dan, api berhasil dipadamkan,” ungkapnya.

Lanjut Kapolsek, ke empat ruko itu masing-masing milik Junaidi dua unit, kemudian milik Ilyas dua unit, tidak ada yang menginap di empat ruko itu. Kendati tidak menimbulkan korban jiwa, namun akibat peristiwa tersebut kerugian materi diperkirakan Rp 600 juta. Diduga, sumber api berasal dari selang kompor tabung Gas LPG 3 Kg pada saat memanaskan air. 

“Diduga, sumber api berasal dari selang kompor tabung Gas LPG 3 Kg pada saat memanaskan air. Atas kejadian tersebut pihak korban baik sebagai pemilik ruko maupun penyewa ruko tersebut merasa tidak keberatan dan menganggap kejadian kebakaran tersebut adalah musibah,” pungkas Kapolsek.

Mahdi

Artikel Terkait