Ticker

6/recent/Ticker-posts

Miris! Aleg DPRD SBT Ingkar Janji Politiknya Kepada Masyarat Desa Keta dan Desa Liantasik

 

Kondisi Jembatan Sori



Maluku. indometro.id- Terkait janji politil Angota Legislatif (DPRD), Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), Agil Rumakat, tentang akan membantu untuk membangun jembatan Soir yang menghubungkan Akses antara Desa Keta dengan Desa Liantasik, melalui aspirasinya, hingga saat ini belum di realisasinya.


Hal itu dapat dilihat dari ambruknya jembatan Soir yang bertempat di wilayah perbatasan Desa Keta dan Desa Liantasik, sampai saat belum kunjung di bangun

Pasalnya Kondisi jembatan itu hinga kini semakin priahatin dan akhirnya , menuai keluh dari masyarakat setempat maupun para pengendara yang melintasi jembatan itu, karena merasa sulit hingga memperhambat aktivitas warga dan pengguna jalan lainnya.

"Katong bisa lewat itu jika air laut lagi surut namun ketika air laut lagi naik Katong terpaksa angkat motor. Padahal jembatan ini perna ada anggota DPRD SBT yang janji untuk membangun jembatan Soir ini jika terpilih, namun sampai sekarang belum juga dibangun," Hal tersebut disampaikan Kena Epan, warga Kian darat, yang juga pengendara roda dua, pada awak media dia menagatakan, Senin, (02/11/20).

Menurutnya Epan, kami sangat merasa kesulitan akibat ambruknya jalan tersebut, pasalnya mautidak mau harus angkat kendaraan, sebab kalau jalan Pante air pono dan harus nekat motor kena air garam.

"Bupati SBT selama ini jarang lakukan kunjungan kayanya sehingga banyak jembatan yang tidak di perhatikan, memang sulit juga jika pemimpin kurang menyatu dengan rakyat pasti masalah seperti sering terjadi" tambah Dia.

Sementara itu menurut warga yang enggan dipublis namanya mengatakan" Jembatan ini sebelum bapak Agil Rumakat jadi Anggota DPRD, sempat datang dan berkampanye di Desa Liantasik lalu dalam kampanye itu beliau janji akan menyelesaikan jembatan tersebut, dan akan di kawal oleh timnya, namun hingga saat ini jembatan tersebut masih seperti biasa dan bahkan kini mempersulit kita para pengendara" jelasnya.

Lanjutnya" Sebagai anggota DPRD seharusnya segera memenuhi janji yang suda disampaikan kepada masyarakat, agar kita faham bahwa janji yang di sampaikan tersebut suda sampai dimana kejelasannya sehingga kita tidak terkesan di tipu. Ataupun tertipu dengan janji manis saat kampanye dulu. Semoga ini menjadi bahan evaluasi kedapan para wakil rakyat kita, sebab masyarakat butuh bukti bukan janji- janji palsu." tegasnya. 

(Alwi)

Artikel Terkait