Ticker

6/recent/Ticker-posts

TMMD Ke 109 Kodim Badung Menjadi Sejarah Dan Kenangan Bagi Masyarakat Dusun Kertajiwa

TMMD Ke 109 Kodim Badung Menjadi Sejarah Dan Kenangan Bagi Masyarakat Dusun Kertajiwa


Denpasar Bali .indometro.id - Tentara Nasional Indonesia Manunggal Membangun Desa atau TMMD Ke 109 Kodim 1611/Badung Tahun Anggaran 2020 sudah di penghujung akhir pelaksanaan. Dalam kurun waktu yang dimulai dari Pra TMMD sampai pelaksanaan dari tanggal 22 September 2020 sampai dengan 21 Oktober 2020 telah meninggalkan kesan tersendiri baik bagi Satgas TMMD dan juga masyarakat sekitar lokasi pelaksanaan  TMMD yang telah secara bahu membahu untuk bersama dan manunggal menuntaskan program ini.

Banyak yang bisa dikesankan  dari sisi kebersamaan yang boleh dibilang tidak ringan juga karena pelaksanaan TMMD Ke 109 kali ini ada dalam kondisi Pandemi COVID-19. Dalam suasana yang tidak boleh main-main atau abai karena konsekuensi yang sangat besar untuk dapat terpapar oleh COVID-19, tetapi syukur selama pelaksanaan hal yang ditakutkan tidak terjadi. Pelaksanaan TMMD berjalan aman dan lancar tidak terlepas dari penerapan protokol kesehatan yang secara baik, benar, ketat dan bertanggung  jawab. 

Demikian menjadi ungkapan dari Perwira Seksi Teritorial Kodim 1611/Badung Mayor Inf I Made Mustika pada acara simakrama (silaturahmi) bersama warga masyarakat Dusun/Banjar Kertajiwa, Desa Kesiman Kertalangu, Senin (19/10/2020) malam sehubungan akan berakhir dan ditutupnya TMMD Ke 109 tersebut. 

Mewakili Dansatgas TMMD yang sekaligus Dandim 1611/Badung Kolonel Inf I Made Alit Yudana, Pasiter Mayor Mustika menyampaikan ucapan terima kasih kepada Satgas TMMD Ke109 Kodim 1611/Badung yang telah bekerja maksimal sehingga TMMD ini dapat berjalan sesuai rencana dengan target yang bisa dituntaskan tepat waktu. Selanjutnya kepada warga masyarakat Banjar Kertajiwa yang sudah mendukung kegiatan TMMD Ke 109 Kodim 1611/Badung dirinya juga menyampaikan hal yang sama. Dukungan instansi Pemerintah Kota Denpasar, aparat desa, tokoh masyarakat, tokoh adat dan tentunya partisipasi warga menjadi energi lebih dan motivasi dalam setiap pelaksanaan kegiatan di lapangan. 

Di sisi lain karena kita bekerja dalam situasi Pandemi COVID-19, Mayor Mustika mengucapkan syukur juga karena selama kegiatan TMMD Ke 109 Kodim 1611/Badung ini tidak menimbulkan adanya kluster baru penyebaran COVID-19. 

"Semoga kedepannya kita semua selalu dalam keadaan sehat walafiat dan apabila selama pelaksanaan kegiatan TMMD ini ada kesalahan dalam tutur kata dan tindakan yang tidak berkenan di hati masyarakat Banjar Kertajiwa atas nama Satgas TMMD minta maaf yang sebesar-besarnya, semoga kemanunggalan kita ini bisa dijaga dan dipertahankan sampai selama-lamanya", ucapnya.

Sementara pada acara simakrama tersebut Kepala Dusun/Banjar Kertajiwa Wayan Miarta menyampaikan ucapan terima kasih kepada Satgas TMMD Ke 109 Kodim 1611/Badung dan warga masyarakat Banjar Kertajiwa yang hadir dalam acara ini. Tujuan acara silaturrahmi ini untuk menyampaikan ucapan terima kasih masyarakat Banjar Kertajiwa kepada Satgas TMMD yang sudah banyak membantu dan membangun bagi peningkatan kesejahteraan dan penataan wilayah Desa Kesiman Kertalangu khusus di Banjar Kertajiwa.

Dirinya berharap semoga kedepannya hubungan masyarakat Banjar Kertajiwa dengan Satgas TMMD Ke 109 Kodim 1611/Badung  yang berjalan baik dan penuh kekeluargaan ini agar selalu dipupuk dan dipertahankan.

"Simakrama atau silaturahmi kita tidak saja sampai disini, tentunya lain kali kita akan saling bertemu, kita akan saling mengenal dan mengingat satu sama lainnya", ungkap Wayan.

Ungkapan senada juga disampaikan oleh Perbekel Desa Kesiman Kertalangu Made Suena, S.T., yang juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Satgas TMMD Ke109 Kodim 1611/Badung yang sudah sangat luar biasa membangun jalan, senderan, jembatan dan bedah rumah.

"Semoga apa yang telah dibangun oleh Bapak-Bapak TNI akan kami pelihara dan jaga dengan baik. Ini menjadi suatu sejarah dan kenang-kenangan yang tidak bisa kami lupakan, tutur Made Suana. 

Made juga bersyukur karena Banjar Kertajiwa, Desa Kesiman Kertalangu bisa dikunjungi oleh Petinggi TNI untuk melakukan pengecekan terhadap pelaksanaan TMMD tersebut. Dirinya juga menilai peran Babinsa sangat positif sebagaii perwakilan TNI AD di Desa Kesiman Kertalangu yang mana kemanunggalan TNI dengan rakyat sangat terjalin dengan baik.

"Walaupun pada tanggal 21 Oktober 2020 pelaksanaan TMMD Ke 109 Kodim 1611/Badung sudah selesai, Made berharap hubungan Bapak-Bapak TNI dengan masyarakat Banjar Kertajiwa, Desa Kesiman Kertalangu tetap terjalin dengan baik", ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut Kelian Adat Banjar Kertajiwa Wayan Suka juga menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Satgas TMMD Ke 109 Kodim 1611/Badung.  

"Kami sebagai tokoh adat sangat mengapresiasi kegiatan TNI Manunggal Mambangun Desa ini yang sangat luar biasa, dimana Banjar kami bisa terkenal dengan adanya kegiatan TMMD. Biarlah ini menjadi kenang-kenangan buat kami dan akan selalu diingat sepanjang waktu, semoga tugas Bapak-Bapak TNI ke depan selalu dicintai rakyat dan teruslah membantu rakyat kecil seperti yang dikerjakan dalam TMMD ini ada bedah rumah, bangun jembatan dan jalan", bebernya lugas. 

Harapan Wayan Suka untuk kedepannya apa yang sudah dibangun oleh Bapak-Bapak TNI Satgas TMMD Ke-109 Kodim 1611/Badung di Banjar Kertajiwa akan kita jaga dengan baik.

Kesan dan pesan Ketut Lunga Antara selaku tokoh masyarakat Banjar Kertajiwa, Desa Kesiman Kertalangu menyampaikan ucapkan banyak terima kasih kepada TNI, semenjak tahun 1965 baru saat ini TNI Manunggal Membangun Desa di Banjar Kertajiwa, Desa Kesiman Kertalangu terwujud. 

"Dengan berbagai sasaran kegiatan, ada sosialisasi, membuat senderan dan jalan Subak yang sangat bermanfaat bagi petani. Sebagai  petani kami sangat berterima kasih kepada Babinsa Desa Kesiman Kertalangu karena berkat peran Babinsa Program TMMD ini terwujud dan adanya sinergi antara Kodim 1611/Badung maupun Pemerintah Kota Denpasar", ucap Ketut.

Ketut juga mengatakan kegiatan TMMD ini sangat luar biasa karena kami disini mayoritas petani. Pertanian kami sangat bersinergi dengan pariwisata karena posisinya di Desa Budaya Kertalangu yang merupakan destinasi pariwisata, semoga persawahan yang sebesar 80 hektar tidak dialih fungsikan menjadi pemukiman, karena kita ketahui bersama di Kota Denpasar ini sawah-sawah sudah dipenuhi oleh pembangunan.

"Saya dan masyarakat lainnya mengucapkan banyak terima kasih, sukses TMMD Ke 109 Kodim 1611/Badung dan semakin maju masyarakat Banjar Kertajiwa, Desa Kesiman Kertalangu", tutupnya.

(Nugraha)

Artikel Terkait