Ticker

6/recent/Ticker-posts

Tim Penyidik Polres Evakuasi Mayat Temuan Warga

Korban Gantung Diri

Riau .indometro.id -  Tim Penyidik Polres Indragiri Hulu, Provinsi Riau bersama tenaga medis dari Puskesmas melakukan evakuasi terhadap mayat yang ditemukan salah warga setempat, di duga korban telah gantung diri di pohon karet di Rakit Kulim.

" Korban sudah membusuk, peristiwa kematian diperkiran sudah lama," kata Kapolres Indragiri Hulu AKBP Efrizal di Rengat, Senin.

Kapolres mengatakan, mayat laki - laki tersebut ditemukan oleh warga Desa Talang Sungai Limau  pada Jumat (2/10) sekira pukul 15.00 WIB.

Awalnya, penemuan mayat yang sudah membusuk, hasil penyelidikan diduga korban adalah gantung diri, peristiwa ini sempat mengegerkan warga sekitar, pasalnya kejadian ini belum diketahui motif nya. Untuk data sementara korban adalah warga Desa Talang Suka Maju, Rakit Kulim.

"Korban bernama Ali Imran (39) beralamatkan di Dusun IV Desa Talang Suka Maju," sebut Kapolres.

Menurutnya, mayat itu ditemukan oleh seorang perempuan paruh baya warga Desa Talang Sungai Limau bernama Siaran (50), pada saat ingin pergi ke kebun yang letaknya tidak terlalu jauh dari kediaman, Jum'at sekira pukul 10.00 WIB. Saat ini sebagai saksi dalam proses pemeriksaan.

Lanjutnya, dalam perjalanan lebih kurang 500 meter saksi melihat bagian tubuh manusia yang sudah terbaring di atas tanah dan mengeluarkan aroma menyengat dan tidak enak.

"Selanjutnya saksi langsung berlari dan pulang kerumah untuk memberitahu hal tersebut kepada warga dan Ketua RT," ujarnya.

Sekalian melaporkan temuan itu kepada  pihak Polsek Kelayang, setelah itu Kapolsek dan tim bergerak menuju lokasi yang dimaksud berjarak 40 kilo meter, berangkat sekira pukul 14.00 WIB.

Hasil olah TKP berdasarkan fakta dilapangan, korban tewas akibat gantung diri dengan menggunakan tali dari kulit kayu yang di sambung dengan kain sarung yang terikat pada batang pohon karet. 

Saat ditemukan bagian tali kayu telah terlepas sedangkan mayat ditemukan dalam posisi terlentang dan pembusukan pada bagian leher. 

Bersama tim medis Puskesmas Rakit Kulim dr Ivo (45) dan seorang perawat Agustinus (32), korban diobservasi. Hasilnya disimpulkan bahwa tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban dan diperkirakan telah meregang nyawa sejak enam atau tujuh hari lalu akibat gantung diri. 

"Maka selanjutnya jenazah diserahkan kepada pihak keluarga," jelasnya. 

(Asri).