Ticker

6/recent/Ticker-posts

Ratusan Personel Kepolisian, TNI, Satpol PP Siaga Amankan Unjuk Rasa

Persiapan Siaga Amankan Unjuk Rasa


Riau .indometro.id - Sebanyak 250 personel Polres dan Satuan Polisi Pamong Praja (PP) Indragiri Hulu, Provinsi Riau bersiaga depan Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah  (DPRD) dalam rangka menghadapi demo pada Selasa,13 Oktober 2020.

Selain Polisi, sebanyak 31 orang personel TNI dari Kodim 0302 Inhu dan 60 orang Satpol PP Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu melaksanakan tugas membantu pengamanan unjuk rasa mahasiswa. 

Sesaat setelah memimpin apel untuk pengarahan, Kapolres Inhu AKBP Efrizal mengaku menerima informasi dari intel tentang adanya oknum yang bukan mahasiswa akan menyusup ke barisan unjuk rasa.Oleh karenanya, semua personil harus waspada dan bersiaga.

"Saya sudah dapat informasi bakal ada penyusup yang bukan mahasiswa, ini yang akan kita antisipasi, jangan sampai ada yang menunggangi," sebut Kapolres.

Usai persiapan, personel berpakaian seragam, dengan peralatan lengkap, laki - laki dan perempuan bersiaga ditempat yang telah diarahkan, tanpa terlihat lelah. Semua lokasi nampaknya telah steril, kondisi ini diyakini aman - aman saja berharap tidak akan terjadi anarkis.

Kantor yang hanya berjarak 100 meter dari Perkantoran Pemerintah Kabupaten Inhu ini, biasanya ramai, ratusan kendaraan terparkir rapi, kondisi aman dan tenang, aktivitas berjalan lancar melayani masyarakat.

Hingga kantin DPRD juga penuh, puluhan kursi panjang dan kursi plastik berwarna hijau tidak terlihat kosong. Untungnya jualan makanan dan minuman laris manis, keberuntungan juga pengelola kedai pada hari demo tersebut.

Beda pada Selasa, 13 Oktober 2020, halaman perkantoran Legislatif ini justru dipadati masyarakat dari berbagai wilayah kecamatan. Ratusan warga yang tergabung dalam orasi demo memulai star dari jalan lintas Timur tepatnya depan perkantoran pemerintah, hanya berjarak 500 meter dari Tugu Patin Pematang Reba.

Lima kendaraan miliki pihak Kepolisian siaga depan kantor DPRD, sejak pukul 9.00 WIB. Terparkir disamping kiri ruang masuk perkantoran. Tepatnya di depan Sekretarian Dewan (Sekwan) untuk antisipasi amukan massa.

Sementara kendaraan roda empat, roda dua milik ASN dan masyarakat lainnya terparkir jauh dari keramaian, ini untuk jaga - jaga dari amukan massa pendemo dan khawatir terjadi hal yang tidak diinginkan.

ASN di Pemkab Inhu maupun yang bertugas di Kantor Sekretariat Dewan (Sekwan) terlihat tetap menjalani tugas seperti biasa. Bahkan sejumlah anggota DPRD setempat masih ada yang belum hadir. Sebahagian berada dalam ruangan. Hingga pukul 12.00 WIB kondisi masih aman, hanya mondar - mandir sejumlah personel Polres Inhu dan Satpol PP yang berjaga - jaga.

Setakat ini hingga Pukul 12.30 WIB, kondisi lapangan masih biasa saja, aman dan kondusif. Dari berbagai sumber di peroleh menyebutkan demo akan dimulai pukul 13.00 WIB.

Sejumlah personil Polres Inhu sudah mulai siaga, menanti di pos masing - masing, begitupun dengan Satpol PP di posisi yang telah di kondisikan.

Satu persatu peserta demo masuk ke lokasi Demo yakni Kantor Rakyat untuk menyampaikan aspirasi.

Omnibuslaw, itulah menjadi titik utama dalam demo menyampaikan aspirasi tersebut, peserta menolak Undang - Undang tersebut karena dinilai atau diduga dapat merugikan banyak pihak. 

(Asri).