Ticker

6/recent/Ticker-posts

Terkait Salah Prosedur, Dirut RSUD Djasemen Saragih Di Desak Minta Maaf Di Hadapan Media

BKPRMI dan Al Wahliyah mendatangi Pemerintah Kota Pematang Siantar

Pematang Siantar (Sumut) .indometro.id - Menindak lanjuti dari permasalahan pemandian jenazah wanita oleh 4 pria di RSUD Djasamen Saragih, BKPRMI dan Al Washliyah mendatangi Pemerintah Kota Pematangsiantar pada Senin (28/09/2020) sekitar pukul 10.00 wib.

Permasalahan pemandian jenazah wanita oleh 4 pria di RSUD Djasamen Saragih Kota Pematangsiantar masih berlanjut, bahkan yang terbaru BKPRMI dan Al Washliyah mendatangi Pemerintah Kota Pematangsiantar untuk mempertanyakan sikapnya.

Kedatangan mereka pun disambut oleh Wakil Walikota Pematangsiantar Togar Sitorus, Plh Sekda Pardamean Silaen dan juga Zaenal Siahaan untuk mengetahui sikap dari Pemerintah Kota Pematangsiantar.

Ketika ditemui awak media di kantor Walikota Pematangsiantar, ketua BKPRMI (Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia) Pematangsiantar Faidil Siregar meminta Pemerintah Kota Pematangsiantar menentukan sikapnya selama 2 hari ini.

" Kekondusifan dan kerukunan antar umat beragama akan pecah di Kota Pematangsiantar, hal itu tidak kita inginkan. Pemerintah Kota harus segara mengambil sikap " ucapnya.

Lanjutnya, " Kami minta kepada Direktur Utama ini harus meminta maaf kepada seluruh umat islam melalui media cetak maupun media online, jika beliau telah meminta maaf mungkin kami akan reda tapi sanksi juga harus diberikan " paparnya.

Ini tugas semua kita bukan hanya islam, orang nasrani juga harus bersikap, karena bisa jadi ketika orang nasrani berada di Rumah Sakit itu mereka (pihak rumah sakit) jadi suka-suka. Indikasinya petugas itu ada kejiwaannya, tanpa busana dilihati dan bisa jadi itu terindikasi pelecehan seksual. 

(RH)