Ticker

6/recent/Ticker-posts

Malam Minggu di Kota Pematangsiantar Mendadak Mencekam, Sebuah Rumah Terbakar dan 5 Orang Meninggal Dunia

Sebuah Rumah Terbakar di Kota Pematang Siantar


Pematangsiantar (Sumut) .indometro.id - Malam minggu di Kota Pematangsiantar pada Sabtu (26/09/2020) sekitar pukul 19.30 wib mendadak mencekam dengan adanya kebakaran yang melanda sebuah rumah yang juga merupakan gudang gas elpiji mengakibatkan 5 orang meninggal dunia.

Malam minggu di Kota Pematangsiantar yang sedang dilanda gerimis dikejutkan dengan adanya kebakaran sebuah rumah di Jalan Penyabungan, Kelurahan Timbang Galung, Kecamatan Siantar Barat Kota Pematangsiantar.

Belum diketahui pasti akibat kebakaran tersebut, namun disaat terjadinya kebakaran dikabarkan 5 orang yang merupakan satu keluarga tersebut masih terperangkap di dalam rumah yang terbakar.

Siti Nur Hama, salah seorang warga menuturkan, rumah tempat tinggal keluarganya menjadi salah satu yang terbakar. Di dalam rumah itu, tinggal 5 orang, termasuk 3 orang anak-anak.

“Saya mendengar dari keluarga. Di dalam itu ada kemenakan saya dan anak-anaknya. Sampai sekarang, kabar mereka belum diketahui. Mudah-mudahan mereka bisa menyelamatkan diri ” kata Siti.

Pemadam kebakaran yang menurunkan seluruh mobil pemdamnya tampak sulit memadamkan apinya mengingat banyaknya gas yang membuat api terus membesar hingga membutuhkan waktu 4,5 jam untuk memadamkannya.

Setelah api berhasil dipadamkan, kelima orang yang terjebak di dalam rumah ditemukan telah meninggal dunia, kelima orang tersebut yakni Yanti (39), Clarissa Kie (15), Ken Rick Kie (12), Ken Jiro Kie (6) dan Ameng (60).

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran (Kabid Damkar) Sat Pol PP Kota Siantar, Josua Haloho mengatakan, pihaknya menerima informasi kebakaran sekira jam 19.36 WIB. Lalu petugas Damkar dan mobil Damkar langsung terjun ke lokasi kebakaran.

Kobaran api dapat dijinakkan petugas Damkar Sat Pol PP Kota Siantar dan dari PT STTC sekira 3 jam kemudian. Katanya, petugas sedikit kesulitan memadamkan api, karena di rumah tersebut terdapat banyak tabung berisi gas (LPG). Untuk memadamkan api, Sat Pol PP Kota Siantar mengerahkan seluruh armada mobil damkarnya.

Sesuai yang ditemukan petugas Damkar, sebut Josua Haloho, ada lima korban yang ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. “Ada 5 korban yang ditemukan dalam keadaan meninggal. 4 orang ditemukan dilantai dua, dan satu orang ditemukan di kamar mandi belakang lantai satu,” ucap Josua Haloho.

Akibat kebakaran tersebut, dua unit mobil dan gudang ikut hangus terbakar yang mengakibatkan mengalami kerugian sekitar 1 Milyar.

 (RH)