Ticker

6/recent/Ticker-posts

Dinas Sosial Lempar Bola Kepada Gugus Tugas,Terkait Penyaluran BST

Kepala Dinas Sosial Hj. Martini Kabupaten Bengkalis

Bengkalis, Indo metro, id
- Kepala Dinas Sosial Hj. Martini menyarankan kepada insan pers untuk mempertanyakan kepada Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bengkalis, terkait belum disalurkannya Bantuan Sosial Tunai (BST) tahap II dan III untuk masyarakat Kelurahan yang terdampak Covid-19, Jumat, (17/7/2020).

Adapun pernyataan tersebut disampaikan Hj. Martini melalui aplikasi berbagi pesan WhatsApp saat dikonfirmasi oleh rekan-rekan media, Kamis, (16/07/2020).

"Persyaratan untuk pencairan dana BST sudah beberapa kali kami ajukan karena ada yang harus diperbaiki. Terakhir tanggal 08 Juli 2020 kemaren untuk dibuatkan rekomendasinya. Tapi sampai sekarang belum ada beritanya," jelas Hj. Martini.

Selanjutnya, Hj. Martini menyarankan agar rekan-rekan media menanyakan kepada Gugus Tugas, karena ia sudah beberapa kali menanyakannya.

Ditempat terpisah, Ketua Koalisi Lintas Media Kabupaten Bengkalis Mulyadi menyesalkan atas pernyataan Hj. Martini tersebut.

Menurut Mulyadi, penyaluran BST untuk seluruh Kelurahan yang ada di Kabupaten Bengkalis mutlak menjadi tanggung jawab Dinas Sosial.

"Soal belum adanya tanggapan dari Gugus Tugas, itu bukan tanggung jawab media. Seharusnya, Dinas Sosial yang ditunjuk untuk menyalurkan BST tersebut harus tau kendalanya apa. Kenapa  penyaluran BST tahap II dan III yang seharusya dibayarkan bulan Mei dan Juni tapi sampai sekarang belum juga disalurkan," terang Mulyadi.

Sekarang sudah bulan Juli, seharusnya Pemerintah Kabupaten Bengkalis bisa menjelaskan kepada masyarakat apa yang menjadi kendalanya, tegas Mulyadi lagi.

Sebaiknya, lanjut Mulyadi, Pemerintah Kabupaten Bengkalis jangan hanya memberi harapan kepada masyarakat yang terdampak.

"Tolonglah segera realisasikan, itukan untuk masyarakat banyak. Jangan hanya bisa memberikan harapan," tegas Mulyadi.

Penyaluran BST tahap I, II dan III, terang Mulyadi, adalah untuk bulan April, Mei dan Juni. Sekarang sudah bulan Juli, dan sampai kapan masyarakat harus menunggu.

"Masyarakat sangat butuh, jangan ditahan-tahan penyalurannya. Dinas Sosial jangan lempar bola kepada Gugus Tugas. Masyarakat jangan dianggap sepele," tegas Mulyadi kesal.

Kalau alokasi anggarannya sudah tidak ada, tolong jelaskan kepada masyarakat. Kalau masih ada, segera salurkan. Jadi masyarakat yang terdampak bisa menikmatinya," tutup Mulyadi (anang)

Artikel Terkait