MUI Jateng Keluarkan Seruan Salat Id Bisa di Rumah, Begini Tata Caranya - Indometro Media

Berita Terbaru

Thursday, May 7, 2020

MUI Jateng Keluarkan Seruan Salat Id Bisa di Rumah, Begini Tata Caranya

Baca Juga

Logo MUI
foto MUI

Semarang, indometro.id - 
Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Tengah menyerukan tata cara Salat Idul Fitri di masa pandemi COVID-19 atau Corona. Salat bisa dilakukan di rumah baik sendiri atau bersama keluarga.

Hal itu tertuang dalam tausiah MUI Jateng Nomor: 04/DP-P.XII/T/V/2020 yang dikeluarkan berdasarkan surat Al-A'la ayat 14-15, hadis, Fatwa MUI No 14 Tahun 2020, dan surat edaran Menteri Agama No 6 Tahun 2020.

"Betul (itu resmi dari MUI Jateng)" kata Sekretaris Komisi infokom MUI Jawa Tengah, Isdiyanto Isman, Jumat (8/5/2020).

Dalam seruan tersebut disebutkan beberapa pertimbangan kondisi secara umum penularan COVID-19 yang masih tinggi sehingga kerumunan dihindari. Kemudian keinginan tinggi umat Islam untuk Salat Idul Fitri.

Disebutkan, Shalat ldul Fitri hukumnya sunah, bisa dilakukan secara sendiri/munfarid (tanpa khotbah). Bisa juga dilakukan secara berjamaah. Untuk yang berjamaah disunahkan khotbah. Salat ldul Fitri dimulai tanpa adzan dan iqamah, cukup dengan menyeru "ashalatu jami'ah". Langkah-Iangkahnya adalah :
a. Memulai niat salat : "Ushalli sunnatan Ii 'ldil Fitri rak'atai'ni sunnatan Lillahi ta'ala" (Aku berniat shalat sunnah ldul Fitri dua rakaat karena Allah ta'ala).
b. Mengucapkan takbiratul ihram (Allahu Akbar) sambil mengangkat kedua tangan.
c. Membaca doa Iftitah.
d. Membaca Takbir sebanyak 7x pada rakaat pertama. Di sela-sela setiap takbir membaca secara pelan (sirr) : "Subhanallah wal hamdulillah wa laa ilaha illallah wallahu akbar" (Maha Suci Allah, segala puji bagi Allah, tiada Tuhan selain Allah, Allah Maha Besar).
e. Membaca Surat al-Fatihah dan surat pendek yang dihafal, disunahkan Surat al-A'la.
f. Ruku', sujud, duduk di antara dua sujud, sujud kedua dan berdiri lagi.
g. Dalam posisi berdiri kembali pada rakaat kedua, membaca takbir sebanyak 5x seraya mengangkat tangan, di antara setiap takbir itu membaca secara pelan (sirr) "Subhanallah wal hamdulillah wa laa ilaha iIIallah wallahu akbar" seperti pada rakaat pertama. Kemudian membaca Surat al-Fatihah dan surat pendek yang dihafal, disunnahkan Surat al-Ghasyiyah.
h. Ruku, sujud, duduk di antara dua sujud, sujud kedua, tahiyyat dan diakhiri salam.
i. Selesai salam. kemudian disunahkan khotbah idul Fitri.

Sedangkan untuk pelaksanaan khotbah diketahui khotbah salat Idul Fitri terdiri dari dua kali khotbah dengan tata cara:
-Khotbah Pertama:
a. Membaca takbir 9x.
b. Membaca tahmid (alhamdulillah).
c. Membaca selawat (Allahumma shalli ala sayyidina Muhammad wa ala ali Sayyidina Muhammad).
d. Ajakan bertaqwa kepada Allah SWT (ittaqullah).
e. Membaca ayat Al-Quran (sebisanya).

-Khotbah Kedua:
a. Membaca takbir 7x.
b. Membaca tahmid (alhamdulillah).
c. Membaca selawat (Allahumma shaIIi ala sayyidina Muhammad wa ala aIi sayyidina Muhammad).
d. Ajakan bertaqwa kepada Allah SWT (ittaqullah).
e. Membaca ayat Al-Quran (sebisanya).
f. Membaca doa untuk umat Islam (sebisanya).


berita ini dikutip dari : detiknews

No comments:

Post a Comment