Reduce bounce ratesindo Komisi A DPRK Yalimo Dorong Isu Strategis dan Tampung Aspirasi Mama-mama Pengrajin Noken - Indometro Media
banner image

Komisi A DPRK Yalimo Dorong Isu Strategis dan Tampung Aspirasi Mama-mama Pengrajin Noken

Ketua komisi A DPRK Yalimo saat menerima mama-mama pengrajin noken di ruang kerjanya Hari Senin ( 15/6 ).








Elelim, 15 Juni 2026 — Komisi A DPRK Yalimo menggelar rapat lanjutan pada Senin (15/6/2026) di ruang rapat Komisi A, Gedung DPRK Yalimo, Kabupaten Yalimo, Papua Pegunungan.

Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Komisi A DPRK Yalimo, Simon Walilo, S.I.Kom., M.I.Kom, didampingi Wakil Ketua Yonatan Hisanggen serta Sekretaris Peniuus Walianggen.

Dalam rapat tersebut, Komisi A membahas sejumlah agenda penting, khususnya terkait tindak lanjut hasil rapat sebelumnya yang telah dilaksanakan beberapa bulan lalu di Hotel Horizon.Ketua Komisi A Simon Walilo menjelaskan bahwa rapat lanjutan ini difokuskan pada upaya mendorong berbagai isu strategis agar dapat dijalankan melalui fungsi legislasi DPRK Yalimo.

“Komisi A hendak mendorong beberapa isu strategis agar dapat dilakukan melalui fungsi legislasi. Jika ada kolaborasi yang baik antara legislatif dan eksekutif, maka ke depan bisa melahirkan beberapa Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) terbaru yang bermanfaat bagi masyarakat Yalimo,” ujarnya.

Ia menambahkan, hasil rapat Komisi A nantinya akan diserahkan kepada pimpinan DPRK di Elelim sebagai bahan pertimbangan dan tindak lanjut.
Di sela-sela rapat, Komisi A juga menerima kunjungan dari kelompok kreatif pengrajin noken yang datang untuk menyampaikan aspirasi mereka. Meski komisi terkait saat itu sedang berada di luar daerah karena agenda lain, Komisi A tetap menerima dan menampung aspirasi tersebut untuk disampaikan kepada pimpinan serta komisi terkait.

Kelompok kreatif noken yang mengatasnamakan SUM-YALI-YALIMO menyampaikan sejumlah keluhan dan harapan kepada DPRK Yalimo.

Perwakilan kelompok menjelaskan bahwa mereka selama ini aktif merajut dan menghasilkan berbagai karya noken sebagai bentuk kreativitas sekaligus pelestarian budaya, namun belum mendapat perhatian maksimal dari dinas teknis.

“Kami datang ke Honai Orang Yali untuk menyampaikan aspirasi. Selama ini kami sudah membuktikan hasil karya rajutan kami, tetapi dinas teknis belum mengakomodir. Padahal usaha ini sudah lama kami jalankan,” ungkap salah satu perwakilan kelompok.
Mereka menyebut kelompok SUM-YALI-YALIMO telah memiliki legalitas usaha yang lengkap, mulai dari akta notaris, SITU, SIUP hingga SBU.
Menurut mereka, proposal bantuan usaha kreatif noken juga pernah diajukan ke Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan. Namun bantuan tersebut disebut dikembalikan ke Pemerintah Kabupaten Yalimo untuk ditindaklanjuti.

Kelompok mama-mama pengrajin noken juga menyoroti distribusi bantuan yang dinilai belum merata.Mereka menilai masih ada praktik yang tidak adil dalam penyaluran bantuan, di mana bantuan sering kali diberikan kepada kelompok tertentu yang dekat dengan pimpinan OPD.

“Kami melihat banyak bantuan tercantum dalam DPA pemerintah daerah, tetapi saat kami mendekati secara kekeluargaan justru kami merasa dibohongi. Bantuan lebih banyak diberikan kepada orang-orang tertentu,” ujar mereka.
Secara khusus, mereka menyoroti bahwa mama-mama pengrajin di Distrik Elelim, sebagai ibu kota Kabupaten Yalimo, belum pernah merasakan bantuan secara langsung.Selain itu, kelompok pengrajin noken menyampaikan kebutuhan akan fasilitas pendukung berupa tempat usaha atau ruko untuk memasarkan hasil karya mereka.

Saat ini, hasil rajutan noken yang telah dibuat terpaksa disimpan di rumah karena belum tersedia tempat khusus untuk penjualan.

“Kami sudah membuat banyak noken, tetapi tidak punya tempat untuk menjualnya. Kami berharap pemerintah menyediakan ruko bagi mama-mama asli Yalimo agar hasil karya kami bisa dipasarkan dengan baik,” tambah mereka.
Kelompok tersebut juga menjelaskan bahwa usaha perajutan noken telah dimulai sejak tahun 2020. Bagi mereka, noken bukan sekadar hasil kerajinan, melainkan simbol jati diri, identitas, dan harga diri masyarakat Yali yang harus terus dijaga dan dilestarikan.

Menutup penyampaian aspirasi, kelompok mama-mama pengrajin noken menyampaikan harapan besar agar pemerintah daerah dan DPRK Yalimo dapat memberikan perhatian nyata terhadap pengembangan usaha kreatif lokal.
Mereka juga menyampaikan terima kasih kepada pimpinan DPRK, Sekretariat, serta seluruh anggota dewan yang telah menerima dan mendengarkan aspirasi mereka.

( Humas DPRK Yalimo ).

Posting Komentar untuk "Komisi A DPRK Yalimo Dorong Isu Strategis dan Tampung Aspirasi Mama-mama Pengrajin Noken"

PELUANG TIAP DAERAH 1 ?