Ticker

6/recent/Ticker-posts

Polri Tangani 76 Kasus Hoaks Terkait Virus Corona

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Argo Yuwono.
JAKARTA, indometro.id – Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Argo Yuwono, mengungkapkan sampai saat ini, Direktorat Siber Baresrim Polri beserta jajaran telah menangani 76 kasus dugaan penyebaran informasi palsu atau hoaks terkait virus corona (Covid-19).
"Kasus hoaks sampai 5 April 2020 ini sudah ada 76 kasus," kata Argo dalam jumpa pers live streaming di Gedung Graha BNPB, Jakarta, Senin (6/4/2020).
Argo menuturkan, kejadian penyebaran hoaks ini tersebar hampir di seluruh Indonesia. Rinciannya, di wilayah hukum Bareskrim Polri ada 6 kasus, Polda Kaltim 6 kasus, Polda Metro Jaya 11 kasus, Polda Kalbar 4 perkara, dan Polda Sulsel 4 kasus.
Lalu di wilayah hukum Polda Jabar ada 6 kasus, Polda Jateng 3 dan Polda Jatim 11, Polda Lampung 5, Polda Sultra 1, Polda Sumsel dan Polda Sumut 3, Polda Kepri 1, Polda Bengkulu 2 dan Polda Maluku 2, Polda NTB 4.
"Polda Sulteng, Polda Aceh, Polda Kalut, Polda Sulut, Polda Papua Barat dan Polda Sulbar masing-masing satu kasus," tutur Argo.
Argo memastikan, dalam 76 perkara yang ditangani Korps Bhayangkara itu sudah ditetapkan para tersangkanya.
"Ada tersangkanya dan penyidik punya wewenang apakah ditahan atau tidak. Kasus hoaks apakah tahanan kota atau rumah itu tergantung penyidik," ujar Argo.
Sebagaimana diketahui, Kabareskrim Polri Komjen Listyo Sigit Prabowo menginstruksikan seluruh jajarannya menindak pelaku yang menyebarkan informasi palsu atau hoaks terkait kebijakan pemerintah dalam menangani penyebaran virus corona (Covid-19).
Instruksi itu tertuang dalam surat telegram bernomor ST/1100/IV/HUK.7.1./2020 per tanggal 4 April 2020. Aturan itu merupakan pelaksanaan tugas Bareskrim Polri terkait perkembangan situasi serta opini di ruang siber dan dalam rangka penegakan hukum di dunia maya.
"Penyebaran hoaks terkait Covid-19 dan kebijakan pemerintah dalam mengantisipasi wabah Covid-19," kata Listyo kepada Okezone, Minggu 5 April 2020.
Berita ini sudah terbit di OKEnews