Ticker

6/recent/Ticker-posts

Presiden Jokowi : Mobilitas Antarnegara Harus Dikendalikan Antisipasi Imported Case Covid-19

Presiden Jokowi
JAKARTA, indometro.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan pemerintah memprioritaskan mengendalikan mobilitas orang antarnegara yang berisiko membawa imported case Covid-19, selain mengendalikan mobilitas dalam negeri.
"Prioritas kita bukan hanya mengendalikan arus mobilitas orang antarwilayah di dalam negeri arus mudik, tapi juga bisa mengendalikan mobilitas antarnegara yang berisiko membawa imported case," kata Presiden Jokowi saat rapat terbatas melalui video conferencen di Istana Bogor, Jawa Barat, Selasa (31/3/2020).
Ia mengatakan, pemerintah akan mencermati WNI yang yang tiba dari luar negeri, terutama Malaysia lantaran bakal ada ratusan ribu bahkan jutaan orang yang kembali ke Tanah Air.
"Saya menerima laporan dalam beberapa hari ini setiap hari ada kurang lebih 3000 pekerja migran yang kembali dari Malaysia," ucapnya.
Selain itu, Kepala Negara mengatakan, pemerintah akan mengantisipasi WNI yang menjadi anak buah kapal (ABK) di luar negeri. Jokowi mengatakan, pemerintah akan menyiapkan kepulangan mereka dan akan melakukan screening terhadap ABK dari luar negeri.
"Pekerja ABK yang ada di kapal, perkiraan kita ada kurang lebih 10 ribu sampe 11 ribu ABK. Ini perlu disiapkan dan direncanakan tahapan-tahapan untuk men-screening mereka," tuturnya.

Berita ini sudah terbit di OKEnews

Artikel Terkait