Ticker

6/recent/Ticker-posts

Polisi Tembak Mati Dua Perampok 7 Kilogram Emas di Musi Banyuasin

Ilustrasi perampokan
indometro.id - Polisi berhasil menangkap tiga dari delapan komplotan perampok toko emas di Kecamatan Sungai Lilin, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan. Dua dari tiga pelaku, terpaksa ditembak mati lantaran berusaha melawan petugas saat akan ditangkap.
Peristiwa perampokan ini sebelumnya terjadi pada Kamis, 26 Maret 2020, di toko emas Cahaya Murni, di Jalan Inpres Pasar Sungai Lilin, Kabupaten Musi Banyuasin. Dalam aksi tersebut, para pelaku yang menggunakan senjata api berhasil mengambil tujuh kilogram emas.
Setelah insiden tersebut, polisi langsung bergerak cepat. Kurang dari dua hari atau Sabtu dini hari tadi, 28 Maret 2020, petugas Unit IV Subdit III Jatanras Polda Sumatera Selatan berhasil meringkus tiga pelaku.
Ketiga pelaku yang ditangkap yakni, Pendi (40 tahun), Mali (48 tahun), dan Muhammad Nasir (44 tahun). Ketiganya merupakan warga Tanjung Raja, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan.
"Benar kami sudah menangkap tiga dari delapan pelaku. Mereka ditangkap dini hari tadi," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumatera Selatan, Kombes Pol Hisar Siallagan, didampingi Kasubdit III Jatanras, Kompol Suryadi.
Dua pelaku yang tewas setelah melakukan perlawanan saat dilakukan penangkapan yakni Pendi dan Mali. Keduanya sempat dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara, namun di tengah perjalanan meninggal dunia.
Sementara Nasir, diberi tindakan tegas dengan kedua kakinya ditembak oleh petugas lantaran berusaha melarikan diri. Nasir sendiri mengakui tugasnya hanya sebagai sopir dan berjaga di mobil bersama satu temannya bukan eksekutor.
"Kami semuanya berjumlah delapan orang. Kalau tugasnya masing-masing saya kurang tahu, karena posisi saya hanya menunggu di mobil saja. Termasuk teman saya yang sudah tewas ini," katanya.

Berita ini sudah terbit di vivanews

Artikel Terkait