Ticker

6/recent/Ticker-posts

Menyelinap ke Pesantren Putri, Pria ini Cabuli Santriwati di Waktu Subuh

Ilustrasi net

indometro.id-Seorang santriwati berusia 20 tahun menjadi korban pencabulan di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Pelaku bernama Andre Eko (31) disebut menyelinap ke area pesantren putri lalu melancarkan aksinya saat orang-orang sedang melaksanakan salat subuh berjemaah.
Aksi pelaku terjadi pada Senin (20/1) sekitar pukul 05.00 Wita di salah satu pesantren di wilayah Manggala, Makassar. Saat itu, korban telah mengambil air wudhu lalu menunggu adzan subuh. Namun korban saat itu tertidur sehingga rekan-rekannya beranjak duluan ke masjid.
Selanjutnya, korban baru terbangun ketika mendengar suara ikamah. Namun dia kaget karena ada pelaku berdiri di sampingnya yang sedang melakukan onani.
Karena tertangkap basah, pelaku berbalik mengambil pisau di atas lemari, kemudian menghadap ke arah korban sambil memberi isyarat agar diam.
"Karena ketakutan, maka korban berteriak memanggil ibunya dan berusaha bangkit dari pembaringan namun pelaku mendorong bahu kiri korban hingga terjatuh dari atas tempat tidur," ujar Kepala Unit (Kanit) PPA Polrestabes Makasar Iptu Ismail kepada detikcom, Sabtu (14/3/2020).
"Selanjutnya pelaku mendorong muka korban sampai tersandar di dinding sampai posisi korban terduduk dan bersandar ke dinding," imbuhnya.
Setelah kejadian tersebut, kata Ismail, saat itulah korban mengalami pencabulan dan mengalami percobaan perkosaan. Beruntung korban dapat menendang badan pelaku 2 kali untuk menghalaunya agar tidak mendekat.
"Sehingga pelaku menghentikan aksinya lalu pergi meninggalkan korban," ujar Ismail.
Polisi yang menerima laporan korban lantas mengamankan pelaku di rumahnya. Iptu Ismail mengatakan, pelaku adalah warga sekitar pesantren yang memang sudah biasa masuk ke area pesantren.
Sempat Onani di Samping Korban yang Tertidur
Andre Eko (31) diamankan polisi karena menyelinap ke pesantren putri dan mencabuli santriwati di Makasar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Korban sempat memergoki pelaku yang onani di dekatnya sebelum pencabulan terjadi.
"Korban ketiduran saat menunggu adzan salat subuh, sementara teman-teman korban yang lain sudah duluan ke masjid pas adzan. Sementara korban baru bangun saat dengar ikamah. Saat itulah dia lihat pelaku onani di dekatnya," ujar Ismail.
Polisi menduga pelaku kalap dan langsung mengambil pisau di atas lemari saat kepergok onani. Diduga pelaku tambah kalap sehingga ingin memerkosa korban.
"Tapi karena korban ketakutan, dia berteriak, saat itulah pelaku mencabuli korban," ujar Ismail.
Tak hanya mencabuli dengan memegang sejumlah bagian tubuh korban, pelaku juga disebut polisi mencoba memerkosa. Beruntung korban dapat memberontak dan membuat pelaku keluar kamar.
"Namun masih terdengar pintu kamar diketuk-ketuk pelaku, tetapi korban tidak membukanya sampai akhirnya pelaku pergi," ujarnya.
Sementara sejumlah rekan korban baru mengetahui kejadian ini saat mereka pulang dari salat subuh. Korban menceritakan insiden pencabulan yang ia alami.
berita ini sudah terbit di metropolis.id