Melawan, Kaki Bandar Sabu Sei Rampah Ditembak - Indometro Media

Berita Terbaru

Wednesday, February 5, 2020

Melawan, Kaki Bandar Sabu Sei Rampah Ditembak

Baca Juga

DIRAWAT: Wima Nutria alias Si Botak usai menjalani perawatan di RSUD Sultan Sulaiman.
ist

INDOMETRO.ID – Pelarian Wima Nutria (26) alias Si Botak berakhir dengan kaki ditembak personel Satres Narkoba Polres Serdang Bedagai. 

Pria yang beralamat di Dusun IX Desa Firdaus Kecamatan Sei Rampah merupakan masuk Daftar Pencarian Orang (DPO).
 
Tersangka Wima Nutria diringkus di Jalan Medan –Tebing Tinggi, Desa Rampah Kiri Kecamatan Sei Rampah tepatnya di Rumah Makan Sempurna, Rabu (5/2) sekira pukul 14.00 Wib.

Saat penangkapan, petugas terpaksa melepaskan tembakan ke kaki kanannya, karena Botak mencoba melarikan diri pada saat dilakukan pengembangan. 

Kapolres Serdang Bedagai AKBP Robinson Simatupang, mengatakan, penangkapan Botak merupakan pengembangan dari tertangkapnya dua pengedar sabu-sabu, Juar dan Indriansyah alias Kabul, Jum’at (17/1).

Polisi menyita barang bukti sebanyak 2,98 gram sabu-sabu dari Juar dan 14,79 gram dari Kabul. Keduanya diberikan tindakan tegas dan terukur karena melawan polisi saat dibawa dalam pengembangan kasus. 

“Dari hasil pemeriksaan terhadap tersangka Kabul, bahwa barang bukti narkotika sabu diperolehnya dari bandar bernama Wima Nutria alias Botak. Selanjutnya dilakukan penyelidikan intensif untuk mencari terduga,” jelas Robinson.

Penyelidikan petugas yang dipimpin Kasat Narkoba AKP Martualesi Sitepu akhirnya membuahkan hasil, Rabu (5/2) sekira pukul 14.00 Wib, polisi mendapat informasi bahwa Botak sedang berada di RM Sempurna. Polisi segera menuju lokasi tersebut dan melihat Botak sedang makan. 

Tak membuang waktu, petugas langsung melakukan penyergapan dan berhasil mengamankan Botak.

Hasil penggeledahan badan terhadap Botak, polisi menemukan 1 paket sedang dan 3 paket kecil sabu-sabu yang disembunyikan dalam dompet warna emas corak bunga, timbangan elektrik dan 6 bal plastik klip kosong yang disimpan dalam dompet warna pink serta uang tunai Rp125.000. “Total sabu-sabu seberat 50,05 gram (bruto),” jelas Robinson.

Berdasarkan interogasi lebih lanjut, Botak mengaku bahwa dia mendapatkan barang harap itu dari seseorang berinisial R yang saat ini menjalani hukuman 12 tahun penjara, kasus narkotika. Polisi kemudian memerintahkan Botak untuk menghubungi R kembali dan memesan sabu sebanyak 100 gram, untuk melakukan undercover buy.

Di lapangan tersangka melakukan perlawanan dengan memukul anggota dan berusaha merebut senjata api personel, sehingga tersangka diberikan tindakan tegas dan terukur dengan melepaskan tembakan yang mengenai lutut kanan tersangka. 

 berita ini bersumber dari sumutpos



1 comment:

  1. Hari yang baik untuk semua warga negara Indonesia, nama saya Nurul Yudianto, tolong, saya ingin berbagi kesaksian hidup saya yang sebenarnya di sini di platform ini sehingga semua warga negara Indonesia berhati-hati dengan pemberi pinjaman pinjaman di internet

    Setelah beberapa waktu berusaha mendapatkan pinjaman dari lembaga keuangan, dan terus ditolak, saya memutuskan untuk mengajukan pinjaman secara online tetapi saya curang dan kehilangan Rp18,7 juta, kepada seorang wanita di saudi arabia dan Nigeria.

    Saya menjadi sangat putus asa dalam mendapatkan pinjaman, jadi saya berdiskusi dengan teman saya Nyonya Rika Nadia (rikanadia6@gmail.com) yang kemudian memperkenalkan saya kepada Lady Esther, manajer Cabang dari Access Loan Firm, sehingga teman saya meminta saya untuk mendaftar dari LADY ESTHER, jadi saya Menjerit dituangkan dan dihubungi LADY ESTHER. melalui email: (estherpatrick83@gmail.com)

    Saya mengajukan pinjaman sebesar Rp250 juta dengan suku bunga 2%, sehingga pinjaman disetujui dengan mudah tanpa tekanan dan semua persiapan dilakukan dengan transfer kredit, karena tidak memerlukan jaminan dan jaminan untuk pengalihan pinjaman, saya diberitahu untuk mendapatkan sertifikat perjanjian lisensi untuk mentransfer kredit saya dan dalam waktu kurang dari satu setengah jam uang pinjaman telah dimasukkan ke dalam rekening bank saya.

    Saya pikir itu adalah lelucon sampai saya menerima panggilan dari bank saya bahwa akun saya telah dikreditkan dengan jumlah Rp250 juta. Saya sangat senang bahwa akhirnya Tuhan telah menjawab doa-doa saya dengan buku pinjaman dengan pinjaman asli saya, yang telah memberi saya keinginan hati saya.

    Semoga Tuhan memberkati LADY ESTHER untuk mewujudkan kehidupan yang adil bagi saya, jadi saya menyarankan siapa pun yang tertarik untuk mendapatkan pinjaman untuk menghubungi Mrs. LADY ESTHER melalui email: (estherpatrick83@gmail.com) atas pinjaman Anda

    Akhirnya saya ingin berterima kasih kepada Anda semua karena meluangkan waktu untuk membaca kesaksian hidup saya yang sebenarnya tentang kesuksesan saya dan saya berdoa kepada Tuhan untuk melakukan kehendak-Nya dalam hidup Anda. Anda dapat menghubungi saya untuk informasi lebih lanjut melalui email saya: (nurulyudianto2@gmail.com) Salam

    ReplyDelete