Polisi Angkut Jenazah Di Jambi Bukan Rekayasa - Indometro Media

Berita Terbaru

Tuesday, July 24, 2018

Polisi Angkut Jenazah Di Jambi Bukan Rekayasa

Baca Juga

Polisi Angkut Jenazah Di Jambi Bukan Rekayasa
Foto/Ist

INDOMETRO.ID. Sebuah video viral di media sosial di mana Warga Tanjung Jabung Timur, Jambi, diberhentikan oleh anggota polisi karena berboncengan tiga orang.Namun, warga yang mengendarai sepeda motor itu membawa seorang kakek yang ternyata telah meninggal dunia. Polisi akhirnya mengantar jenazah ke rumah duka menggunakan mobil patroli.

Kabagpenum Divhumas Polri, Kombes Pol Syahardiantono mengatakan, peristiwa tersebut bukanlah rekayasa yang dibuat oleh Polri.

"Jiwa humanismenya muncul. Tugas pokoknya dijalankan melindungi, mengayomi dan melayani, ini patut dicontoh. Tidak direkayasa, natural, wujud dari promoter," kata Syahar kepada wartawan, Selasa (24/7). 

loading...
style="background-color: white; color: #252525; letter-spacing: 1px; text-align: start;">Awalnya, kata Syahar, petugas memberhentikan pengendara motor tersebut karena dianggap melanggar lalu lintas lantaran berbonceng tiga. Itu artinya, sambung Syahar, personel Polri respek dengan tugasnya.

"Walaupun itu bonceng tiga, dia respect dengan memberhentikan, tidak cuek," ujar Syahar. 

(sc_adv_out = window.sc_adv_out || []).push({ id : "540011", domain : "n.ads1-adnow.com" }); letter-spacing: 1px; text-align: start;" />Saat itu, empat anggota Satlantas Polres Tanjung Jabung Timur sedang berpatroli di jalan Petro China dan saat melintas tersebut melihat ada tiga orang warga menggunakan sepeda motor yang berboncengan tiga.

Keempat anggota lalu lintas tersebut kemudian memberhentikan sepeda motor tersebut. Setelah ditanyai polisi, ternyata mereka hendak membawa pulang jenazah keluarganya yang meninggal karena sakit ke rumah duka. (rmol)

No comments:

Post a Comment