Reduce bounce ratesindo Ketua Baznas Tulungagung Abdul Wachid Dorong Kolaborasi Pengentasan Kemiskinan - Indometro Media
☀️ --°C Medan
banner image

Ketua Baznas Tulungagung Abdul Wachid Dorong Kolaborasi Pengentasan Kemiskinan




Tulungagung—Indometro.id- Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Tulungagung, Abdul Wachid, S.IP., menegaskan pentingnya kolaborasi antara Baznas, Pemerintah Kabupaten Tulungagung, dan berbagai stakeholder dalam mengoptimalkan pengelolaan zakat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Abdul Wachid usai pelantikan kepengurusan Baznas Kabupaten Tulungagung periode 2026–2031 yang berlangsung di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso, Tulungagung, Kamis (20/8/2026).

Abdul Wachid berharap pelantikan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat sinergi dalam menjalankan berbagai program, terutama yang berkaitan dengan pemberdayaan masyarakat, pengentasan kemiskinan, serta peningkatan perekonomian masyarakat Tulungagung.

“Harapan kami, pelantikan ini menjadi momentum untuk meningkatkan kolaborasi antara Baznas, Pemerintah Kabupaten Tulungagung, dan stakeholder lainnya,” ujar Abdul Wachid.

Menurutnya, salah satu target utama Baznas pada periode kepemimpinannya adalah meningkatkan pengumpulan zakat. Untuk itu, pihaknya meminta dukungan Pemerintah Kabupaten Tulungagung, khususnya dalam mendorong para aparatur sipil negara (ASN) yang telah memenuhi kewajiban zakat agar menyalurkannya melalui Baznas.

“Kami minta dukungan kepada Bapak Bupati, khususnya untuk ASN yang membayarkan zakatnya melalui Baznas. Kami punya prinsip bahwa program Baznas merupakan bagian dari program pemerintah, dan hasilnya akan kembali kepada masyarakat Tulungagung,” jelasnya.

Ia menambahkan, Baznas ke depan tidak hanya berorientasi pada pemberian bantuan secara langsung, tetapi juga memperkuat program pemberdayaan agar penerima manfaat dapat meningkatkan kemandirian ekonomi.

“Baznas akan lebih fokus kepada pemberdayaan, pengentasan kemiskinan dan peningkatan ekonomi. Prioritas kami adalah masyarakat yang masuk desil 1, desil 2 hingga desil 3,” terangnya.

Dalam pelaksanaannya, Baznas akan melakukan pendampingan terhadap penerima bantuan untuk memastikan program yang diberikan mampu meningkatkan taraf hidup mereka. Bentuk pendampingan tersebut antara lain berupa bantuan permodalan, pelatihan, hingga penyediaan peralatan usaha.

Abdul Wachid mencontohkan program pemberdayaan yang telah dilakukan Baznas, salah satunya dukungan terhadap pelaku usaha dalam kegiatan car free day (CFD) di wilayah Besuki. Baznas memberikan bantuan berupa lapak serta dukungan modal agar masyarakat dapat mengembangkan usaha.

“Kami tidak ingin bantuan berhenti hanya pada pemberian. Kami akan melihat apakah setelah mendapatkan bantuan ada peningkatan atau tidak. Karena itu, akan dilakukan pendampingan, permodalan, pelatihan, dan bantuan peralatan,” pungkasnya.

Dengan kepengurusan baru periode 2026–2031, Baznas Tulungagung diharapkan mampu memperluas penghimpunan zakat sekaligus meningkatkan dampak programnya dalam membantu masyarakat kurang mampu menuju kondisi yang lebih mandiri dan sejahtera.(AG

Posting Komentar untuk "Ketua Baznas Tulungagung Abdul Wachid Dorong Kolaborasi Pengentasan Kemiskinan"

PELUANG TIAP DAERAH 1 ?