Reduce bounce ratesindo Bupati Hery Nabit Pimpin Upacara HUT RI ke-81 di Ruteng di Tengah Pascagempa, Turut Dihadiri Menko PMK dan Kepala BNPB - Indometro Media
☀️ --°C Medan
banner image

Bupati Hery Nabit Pimpin Upacara HUT RI ke-81 di Ruteng di Tengah Pascagempa, Turut Dihadiri Menko PMK dan Kepala BNPB

 













Ruteng, NTT, Indometro.id – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Ruteng Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur, berlangsung sederhana di tengah situasi pascagempa bumi magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Flores pada Sabtu (15/8/2026).

Upacara peringatan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI digelar di Lapangan Natas Labar Motang Rua, Ruteng, Senin (17/8/2026) pagi. 

Bupati Manggarai, Herybertus G.L. Nabit, bertindak sebagai pembina upacara.

Pelaksanaan upacara tahun ini berbeda dibandingkan peringatan HUT RI pada tahun-tahun sebelumnya. Pemerintah Kabupaten Manggarai tidak melibatkan pelajar dan guru serta meniadakan berbagai kegiatan pendukung seperti drumband, pentas seni maupun atraksi lainnya.

Peserta upacara hanya terdiri dari unsur TNI-Polri, aparatur sipil negara (ASN), pimpinan organisasi perangkat daerah, unsur Forkopimda dan sejumlah undangan.

Kesederhanaan tersebut dilakukan karena pemerintah daerah masih berkonsentrasi pada penanganan dampak gempa, termasuk pendataan korban, kerusakan bangunan dan kebutuhan masyarakat di sejumlah wilayah terdampak.

Bupati Hery Nabit kepada para wartawan usai uoacara bendera menjelaskan, upacara sengaja dilaksanakan secara sederhana agar para camat, kepala desa dan lurah dapat segera kembali ke wilayah masing-masing untuk melakukan pendataan dampak bencana.

“Upacara Kemerdekaan ke-81 tahun ini kita laksanakan dengan tidak menghadirkan banyak orang. Jadi dilaksanakan hanya untuk memperingati saja. Tingkat desa dan kecamatan fokus untuk pendataan dampak bencana gempa bumi di wilayah masing-masing,” ujar Bupati Hery Nabit.

Menurut Bupati, tidak hanya upacara tingkat kabupaten yang dibuat sederhana, kegiatan serupa di tingkat kecamatan, desa dan sekolah juga ditiadakan sebagai bentuk penyesuaian terhadap kondisi pascagempa.

Menko PMK dan Kepala BNPB Hadir

Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Ruteng turut dihadiri Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno serta Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto.

Hadir pula Sekretaris Menteri Sosial RI Agus Jabo Priyono, Wakil Bupati Manggarai Fabianus Abu, pimpinan DPRD Kabupaten Manggarai, Penjabat Sekda Lambertus Paput, unsur Forkopimda, pimpinan OPD serta sejumlah ASN.

Ketua DPRD Kabupaten Manggarai Paulus Peos dipercaya membacakan teks Proklamasi, sementara Komandan Upacara dipercayakan kepada Kapten Arh Lipris M. Saefatu dari Kodim 1612/Manggarai.

Menko PMK Pratikno mengatakan, kehadiran pemerintah pusat di Manggarai merupakan bentuk perhatian terhadap masyarakat yang terdampak gempa di Flores.

“Kehadiran kami di sini sebagai bentuk perhatian pemerintah pusat kepada para korban gempa di Flores, termasuk Manggarai, untuk memastikan penanganan  secara cepat,” kata Pratikno kepada wartawan.

Setelah mengikuti upacara, Pratikno bersama Kepala BNPB, Wakil Menteri Sosial dan Bupati Manggarai dijadwalkan meninjau wilayah Reo untuk melihat secara langsung kondisi masyarakat serta dampak gempa.












BNPB Siapkan 1.000 Paket Bantuan untuk Manggarai

Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto menyampaikan, pemerintah terus melakukan penanganan terhadap korban gempa di sejumlah wilayah Flores.

Ia menyebutkan, hingga saat ini tercatat 54 orang meninggal dunia akibat gempa magnitudo 7,7 yang mengguncang Flores.

Untuk Kabupaten Manggarai, Suharyanto mengatakan sebanyak 1.000 paket bantuan telah tersedia dan siap didistribusikan kepada masyarakat terdampak.

“Untuk Kabupaten Manggarai ada 1.000 paket bantuan yang siap didistribusikan,” ujarnya.

26 Orang Meninggal di Manggarai

Sementara itu, Bupati Hery Nabit menyampaikan data sementara yang diterima Pemerintah Kabupaten Manggarai melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menunjukkan sebanyak 26 orang meninggal dunia akibat gempa.

Selain korban meninggal, tercatat 31 orang mengalami luka berat dan 88 orang mengalami luka ringan.

Dampak gempa juga menyebabkan kerusakan pada sejumlah bangunan dan infrastruktur di Kabupaten Manggarai. Wilayah yang dilaporkan mengalami dampak cukup besar berada di bagian utara, terutama Kecamatan Reok, Reok Barat, Cibal dan Cibal Barat.

Menurut Hery Nabit, tingginya dampak di wilayah tersebut berkaitan dengan posisi episentrum gempa yang berada di bagian utara Manggarai.

Sebagian korban meninggal dunia, kata dia, akibat tertimpa atau tertimbun bangunan. Ada pula korban yang mengalami syok serta korban yang terlambat mendapatkan penanganan di fasilitas kesehatan.

“Kami tetap mengakui bahwa ada korban karena kondisi bencana, tetapi tidak bisa ditangani dengan baik di fasilitas kesehatan. Jadi untuk bantuan kami mulai salurkan, sambil pendataan tetap berjalan,” ujar Hery Nabit.

Usai upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI, rombongan pemerintah pusat bersama Bupati Manggarai bergerak menuju wilayah Reo untuk meninjau langsung lokasi yang terdampak gempa.

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memastikan penanganan darurat, distribusi bantuan dan proses pemulihan masyarakat terdampak bencana dapat berjalan lebih cepat.

Di tengah ancaman gempa susulan, peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Ruteng tetap dilaksanakan. Namun, tahun ini kemeriahan sengaja dikesampingkan dan digantikan dengan fokus pada keselamatan warga serta penanganan bencana.   (****)

Posting Komentar untuk "Bupati Hery Nabit Pimpin Upacara HUT RI ke-81 di Ruteng di Tengah Pascagempa, Turut Dihadiri Menko PMK dan Kepala BNPB"

PELUANG TIAP DAERAH 1 ?