Website tersebut resmi diperkenalkan dalam kegiatan di Pendopo Kecamatan Sapuran, Rabu (19/8/2026). Toekoni dirancang sebagai etalase digital yang menghimpun informasi dan katalog produk UMKM lokal sehingga masyarakat dapat lebih mudah mengenal berbagai produk yang dihasilkan pelaku usaha di Kecamatan Sapuran.
Kegiatan diawali dengan peresmian Toekoni oleh Ketua TP PKK Kabupaten Wonosobo, Ny. Dyah Afif Nurhidayat, S.STP. Setelah peresmian, mahasiswa UNNES GIAT 16 melakukan demonstrasi untuk memperkenalkan fitur dan cara kerja website tersebut.
Koordinator Kecamatan Sapuran, Diyamon Prasandha, S.Pd., M.Pd., mengatakan pengembangan Toekoni menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa dalam menjawab kebutuhan masyarakat di tengah semakin berkembangnya penggunaan teknologi digital.
“Inovasi website katalog UMKM ini merupakan salah satu bentuk nyata kontribusi mahasiswa UNNES GIAT dalam menjawab kebutuhan masyarakat pada era digital,” jelasnya.
Menurut Diyamon, Toekoni tidak hanya berfungsi sebagai katalog produk. Platform tersebut juga diharapkan dapat membantu memperkuat digitalisasi UMKM sekaligus memperluas akses pemasaran bagi pelaku usaha lokal.
“Dengan adanya Toekoni, produk UMKM di Kecamatan Sapuran diharapkan tidak hanya dikenal oleh masyarakat sekitar, tetapi juga memiliki peluang untuk menjangkau pasar yang lebih luas,” ujarnya.
Ketua TP PKK Kabupaten Wonosobo, Ny. Dyah Afif Nurhidayat, S.STP., mengapresiasi inovasi yang dikembangkan mahasiswa UNNES tersebut. Pemanfaatan teknologi digital dinilai dapat menjadi salah satu langkah untuk membantu UMKM mengikuti perubahan pola promosi dan pemasaran yang semakin berkembang.
Kehadiran Toekoni juga menjadi bagian dari kolaborasi mahasiswa dengan masyarakat melalui program UNNES GIAT 16. Mahasiswa tidak hanya menjalankan kegiatan berbasis pengabdian, tetapi turut menghadirkan solusi digital yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung potensi ekonomi lokal.
Bagi pelaku UMKM, keberadaan katalog digital dapat menjadi sarana tambahan untuk memperkenalkan produk tanpa terbatas oleh ruang dan waktu. Produk yang sebelumnya hanya dipasarkan secara konvensional kini memiliki ruang untuk diperkenalkan melalui platform digital.
Pengembangan Toekoni diharapkan tidak berhenti setelah program UNNES GIAT 16 berakhir. Pemutakhiran katalog dan pemanfaatan platform secara berkelanjutan menjadi kunci agar website tersebut dapat terus memberikan manfaat bagi pelaku UMKM di Kecamatan Sapuran.




Posting Komentar untuk "Dorong UMKM Sapuran Go Digital, Mahasiswa UNNES Bikin Website Toekoni"