Tulungagung-Indometro.id-Kepedulian Pemerintah Provinsi Jawa Timur terhadap penguatan ekonomi masyarakat kembali diwujudkan melalui penyaluran berbagai bantuan sosial di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso, Kamis (14/5/2026). Dalam kegiatan yang dihadiri Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Plt. Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin tersebut, Kelurahan Kepatihan menjadi perhatian khusus setelah tercatat sebagai satu-satunya kelurahan di Kecamatan Tulungagung Kota yang menerima program KIP Putri Jawara.
Kegiatan tersebut juga dihadiri Plt. Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin beserta Tim Penggerak PKK, Forkopimda, Pj. Sekda, dan jajaran OPD di lingkungan Pemkab Tulungagung.
Lurah Kepatihan, Rio Hendrawan Nusantara, menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemerintah Provinsi Jawa Timur kepada masyarakat, khususnya warga Kelurahan Kepatihan.
“ Kami menyampaikan terima kasih yang mendalam kepada Ibu Gubernur Khofifah dan Bapak Plt. Bupati atas penyaluran bantuan ini. Program ini sangat berarti bagi warga kami, terutama dalam upaya meningkatkan taraf ekonomi di tingkat kelurahan,” ujar Rio.
Dalam agenda tersebut, Kelurahan Kepatihan memperoleh sejumlah bantuan sosial untuk mendukung pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat, meliputi satu bantuan Kemiskinan Ekstrem, dua bantuan KIP Putri Jawara, serta lima bantuan Zakat Produktif.
Menariknya, Kelurahan Kepatihan menjadi satu-satunya kelurahan dari 14 kelurahan di Kecamatan Tulungagung Kota yang menerima bantuan program KIP Putri Jawara pada periode penyaluran kali ini.
Rio menjelaskan, KIP Putri Jawara atau Kewirausahaan Inklusif dan Produktif Perempuan Tangguh Jawa Timur Sejahtera merupakan program unggulan Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur yang difokuskan untuk memutus rantai kemiskinan melalui pemberdayaan perempuan.
Program tersebut memberikan bantuan modal kepada keluarga penerima manfaat (KPM) yang digunakan untuk mendukung kebutuhan usaha produktif masyarakat.
“ Sasaran strategis program ini adalah perempuan usia produktif 18 hingga 57 tahun yang masuk dalam data kemiskinan, termasuk pengemudi ojek perempuan dan pelaku usaha mikro. Fokusnya adalah menciptakan ekonomi inklusif agar perempuan di Jawa Timur mampu mandiri secara finansial,” terang Rio.
Ia menambahkan, program KIP Putri Jawara merupakan bagian dari program besar KIP JAWARA yang mencakup Putri Jawara, KPM Jawara, PPKS Jawara, dan Eks PPKS.
Memasuki pertengahan tahun 2026, penyaluran bantuan sosial tersebut terus digencarkan di berbagai daerah di Jawa Timur, termasuk Pasuruan, Malang, Kediri, dan Tulungagung sebagai bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat, khususnya perempuan pasca momentum Hari Kartini.(AG



Posting Komentar untuk "Kelurahan Kepatihan Terima Program KIP Putri Jawara, Rio: Bentuk Nyata Kepedulian Pemprov Jatim"