Subang,Indometro.id– Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (yang akrab disapa KDM), menyatakan kemarahan mendalam atas kembali terjadinya tindakan kriminal di wilayah hukum Kabupaten Subang. Menanggapi situasi tersebut, KDM menegaskan Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan mengambil langkah ekstrem dan tanpa kompromi untuk memberantas peredaran obat-obatan terlarang ilegal hingga ke akar rumput.
Langkah ini diambil demi memutus mata rantai kriminalitas jalanan dan kenakalan remaja yang kian meresahkan masyarakat.
Sanksi Tegas: Bebas Obat Keras Jadi Syarat Bantuan Keuangan Desa
Dalam konferensi pers yang digelar pagi tadi, KDM menegaskan bahwa aspek keamanan lingkungan bukan hanya tanggung jawab aparat penegak hukum, melainkan menuntut keaktifan penuh dari jajaran pemerintah desa. Sebagai bentuk ketegasan, Pemprov Jabar berencana menetapkan kriteria pengawasan yang ketat terkait penyaluran bantuan keuangan daerah.
"Kami tidak akan mengucurkan bantuan keuangan provinsi ke wilayah desa atau kelurahan yang membiarkan peredaran obat keras merajalela di lingkungannya. Keaktifan aparat desa dalam menjaga wilayahnya tetap bersih dari obat terlarang kini menjadi syarat utama penyaluran bantuan," tegas KDM. Senin (10/8).
Selain memperketat regulasi anggaran bagi pemerintah desa, Pemprov Jabar di bawah kepemimpinan KDM juga berfokus pada penyelamatan generasi muda dari bahaya Obat Keras Tertentu (OKT). KDM mengumumkan akan segera melaksanakan program tes urine massal bagi seluruh pelajar di Jawa Barat, khususnya pada tingkat SMP, SMA, dan SMK.
Langkah preventif dan mitigasi ini dirancang bukan untuk memberikan sanksi sosial bagi siswa, melainkan sebagai bentuk deteksi dini. Bagi para pelajar yang nantinya terbukti positif atau terindikasi menggunakan obat terlarang, Pemprov Jabar telah menyiapkan skema rehabilitasi khusus agar mereka dapat kembali pulih dan melanjutkan masa depannya.
Melalui integrasi kebijakan ini—mulai dari pengetatan anggaran desa hingga pengawasan ketat di lingkungan sekolah—Gubernur Dedi Mulyadi optimistis Jawa Barat dapat segera bersih dari jerat obat-obatan ilegal dan menekan angka kriminalitas secara signifikan.
Udin


Posting Komentar untuk "Komitmen Babat Habis Obat Terlarang, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Ancam Tahan Bantuan Keuangan Desa yang Abai Keamanan"