Reduce bounce ratesindo "Keributan di DKPP Ketapang, Kabid Bantah Gunakan Sajam" - Indometro Media
☀️ --°C Medan
banner image

"Keributan di DKPP Ketapang, Kabid Bantah Gunakan Sajam"




Ketapang, Kalbar–IndoMetro.id

Dugaan keributan terjadi di lingkungan Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Ketapang, Selasa (22/9/2026) sekitar pukul 13.30 WIB. Peristiwa tersebut disebut melibatkan seorang kepala bidang dengan tiga orang pelaksana kegiatan proyek.


Informasi yang diterima Indo Metro menyebutkan, situasi sempat memanas hingga terjadi ketegangan dan nyaris terjadi benturan fisik. Sejumlah pegawai disebut berupaya melerai kedua pihak.

Kabar yang beredar juga menyebutkan adanya dugaan penggunaan senjata tajam dalam peristiwa tersebut. 


Namun, informasi tersebut kemudian dibantah oleh Kepala Bidang Perikanan DKPP Ketapang, Uti Anuar Sanusi, ketika ditemui tim Indo Metro, Rabu (23/9/2026).

Menurut Uti, kedatangan tiga orang tersebut berkaitan dengan pelaksanaan kegiatan proyek. Ketiganya disebut meminta pihak dinas turun ke lapangan untuk melakukan pengecekan terhadap pekerjaan yang sedang mereka kerjakan.

“Mereka datang bertiga untuk meminta pihak dinas turun ke lapangan melakukan pengecekan kegiatan proyek,” ujar Uti kepada Indo Metro.


Namun, menurut penjelasan Uti, pembicaraan kemudian berkembang menjadi perdebatan. Salah satu dari tiga orang tersebut disebut melontarkan ucapan yang dianggap memancing emosi sehingga situasi menjadi tegang.

Uti mengungkapkan, kondisi tersebut nyaris berujung adu fisik sebelum akhirnya sejumlah staf dan pegawai yang berada di lokasi berusaha memisahkan kedua pihak.

“Nyaris terjadi adu jotos, tetapi berhasil dipisahkan oleh staf pegawai,” jelasnya.


Saat dikonfirmasi mengenai kabar bahwa dirinya menggunakan atau memegang senjata tajam ketika keributan berlangsung, Uti secara tegas membantah informasi tersebut.


Untuk menjelaskan bantahannya, Uti menunjukkan sebuah pisau jenis cutter yang berada di atas meja. Menurutnya, benda tersebut sempat direkam oleh salah satu dari tiga orang yang datang ke ruangan tersebut dan kemudian dikaitkan dengan tudingan bahwa dirinya menggunakan senjata tajam.

“Saya tidak menggunakan atau memegang senjata tajam,” tegas Uti.

Meski demikian, keberadaan cutter tersebut serta konteks bagaimana benda itu berada di lokasi menjadi bagian yang masih perlu diklarifikasi secara utuh kepada seluruh pihak yang berada di tempat kejadian.


Di tengah peristiwa tersebut, muncul pula informasi mengenai kehadiran seorang pria berinisial SD, yang disebut-sebut memiliki latar belakang sebagai anggota LSM.

Kehadiran SD menjadi salah satu hal yang masih menyisakan pertanyaan, terutama terkait kapasitas dan kepentingannya berada dalam peristiwa tersebut.


Ketika dikonfirmasi mengenai hal itu, Uti belum memberikan penjelasan secara rinci mengenai apa kaitan SD dengan kedatangan tiga orang pelaksana kegiatan maupun keributan yang terjadi.


Pertanyaan mengenai siapa saja yang berada di lokasi, kapasitas masing-masing pihak, serta apa yang menjadi pemicu utama ketegangan masih membutuhkan keterangan dari pihak-pihak lainnya.


Indo Metro masih berupaya mendapatkan konfirmasi dari tiga orang pelaksana kegiatan yang disebut datang ke DKPP, termasuk keterangan mengenai kronologi dari sisi mereka.


Indo Metro menegaskan bahwa pemberitaan ini masih bersifat laporan awal berdasarkan informasi yang diperoleh dan keterangan Kepala Bidang Perikanan DKPP Ketapang. Ruang hak jawab dan klarifikasi tetap terbuka bagi seluruh pihak yang disebut maupun berkepentingan dalam peristiwa tersebut.


Pewarta:Irfan

Posting Komentar untuk ""Keributan di DKPP Ketapang, Kabid Bantah Gunakan Sajam""

Berita Terkini

UPDATE BERITA
Berita Terbaru LIVE
  • Memuat berita...
Berita Terkini UPDATE
  • Memuat berita...
Ads :

INDOMETRO MEDIA

Media promosi untuk bisnis, usaha, produk dan jasa Anda

SLOT IKLAN
📢
PASANG IKLAN DI SINI

Promosikan bisnis, produk atau jasa Anda melalui INDOMETRO MEDIA.

Harga mulai Rp50.000
Klik untuk informasi & pemesanan
PROMO
📣
PASANG IKLAN DI SINI

Jadikan brand Anda lebih dikenal oleh pembaca INDOMETRO.

Harga mulai Rp50.000
Klik untuk informasi & pemesanan
BUSINESS
💼
PASANG IKLAN DI SINI

Pilihan promosi untuk UMKM, perusahaan dan pelaku usaha.

Harga mulai Rp50.000
Klik untuk informasi & pemesanan
PREMIUM
🚀
PASANG IKLAN DI SINI

Tingkatkan visibilitas brand Anda bersama INDOMETRO MEDIA.

Harga mulai Rp50.000
Klik untuk informasi & pemesanan