Banda Aceh. Indometro. Id - Tiga tim dari siswa SMA Negeri 3 Banda Aceh membuktikan mimpi melalui perlombaan di ajang internasional. Pasalnya, salah satu tim mereka mampu mengharumkan nama Indonesia dengan meraih medali emas pada ajang World Young Inventors Exhibition (WYIE),.
Kegiatan itu berlangsung di Kuala Lumpur, Malaysia pada 18 sampai 20 Mei 2026. Salah satu tim dari SMA Negeri 3 Banda Aceh mampu meraih medali emas
SMA Negeri 3 Banda Aceh menurunkan tiga tim inovasi yaitu, tim Breathprint dengan inovasi Breathprint Tube, tim Patchouni dengan inhaler bebas nikotin berbasis Artificial Intelligence, serta tim Ecocara dengan inovasi bioplastik ramah lingkungan berbahan dasar limbah wortel.
Kepala SMA Negeri 3 Banda Aceh, Muhibbul Khibri, M.Pd kepada media ini menyebutkan, tim Breathprint terdiri dari Najwa Azzahra, Cut Zahira Khalilah Aulia, Amira Hafiya, Nailah Azzahra, Ayra Ramadhani, Muhammad Waliul Amry, dan Muhammad Raihan Aladzani Kamal.
Kemudian, tim Patchouni beranggotakan Aisya Humaira, Faiha Alya Annaila, Nasheeta Almira, Faiha Adzra Annaila, Firgie Natasya Maiza, dan Rizka Syakira.
Sedangkan tim Ecocara terdiri dari Haura Alifa Qalbila, Aditya Yudhistira, Luthfia Shakira Efendi, Khalid Reza, Maritza Fathinah Fausta, Qaisa Nabila, dan Yusuf Al-Fathin.
Kepala sekolah menyampaikan, rasa bangga dan haru atas pencapaian para siswa yang berhasil membawa harium nama SMA Negeri 3 Banda Aceh, Provinsi Aceh dan Indonesia di panggung internasional.
“Bagi kami, kemenangan ini bukan hanya tentang medali, tetapi tentang keberanian siswa untuk berpikir, meneliti, dan menghadirkan solusi bagi dunia," ujar Muhibbul.
Katanya, ketika ide-ide lahir dari ruang kelas, lalu diapresiasi di ajang internasional, itu menjadi bukti bahwa mimpi anak-anak Aceh tidak memiliki batas.
"Saya merasa sangat bangga melihat siswa SMA Negeri 3 Banda Aceh tumbuh menjadi generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga mampu menciptakan inovasi yang berdampak bagi masyarakat dan lingkungan,” ucap Muhibbul.
Ia mengungkapkan, apresiasi kepada guru pembina, Widia Munira MPd dan Marfidayanti MSi atas dedikasi dan pendampingan yang telah diberikan hingga seluruh tim berhasil meraih prestasi membanggakan di tingkat dunia.
Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Aceh, Murthalamuddin, S.Pd., MSP melalui Kabid Pembinaan SMA dan PKLK, Syarwan Joni, M.Pd mengucapkan, terima kasih atas perjuangan siswa SMA Negeri 3 Banda Aceh yang mampu meraih medali emas di panggung internasional.
Mantan Kepala SMA Negeri 3 Banda Aceh ini menuturkan, keberhasilan siswa SMA Negeri 3 Banda Aceh berhasil meraih medali emas di ajang internasional tentu tidak terlepas dari bimbingan, arahan dan motivasi dari kepala sekolah serta peran guru pembimbing atas kerja dedikasi san kerasnya itu hingga melahirkan prestasi bagi peserta didik.
"Meraih medali emas di ajang perlombaan tingkat internasional tentu siswa harus mampu bersaing dengan peserta dari negara-negara lainnya, butuh kompetensi, mental yang kuat, percaya diri, dan ketekunan untuk bisa menjadi yang terbaik," tandas Syarwan.
Ditambahkannya, perolehan medali emas ini tentu sangat membanggakan bukan saja bagi pihak sekolah, tapi seluruh jajaran Dinas Pendidikan Aceh, nama daerah, provinsi dan negara ikut bangga, karena putra-putri Aceh mampu bersaing dengan negara-negara lain hingga mampu meraih prestasi.(*)



Posting Komentar untuk "Ajang Internasional WYIE di Malaysia, Siswa SMAN 3 Banda Aceh Raih Medali Emas"