Ruteng, NTT, Indometro.id – Suasana berbeda terlihat di Aula SMK Kesehatan Indonesia Timur Ruteng, Jalan Tuwa Nomor 41, Kelurahan Pitak, Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai, pada Sabtu (7/3/2026). Sejak pagi pukul 07.30 WITA, ratusan siswa dan guru tampak memadati aula sekolah untuk mengikuti kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis.
Kegiatan ini digelar sebagai bagian dari persiapan menyongsong Penerimaan Siswa Baru Tahun Pelajaran 2026/2027, sekaligus menjadi wujud kepedulian sekolah terhadap kesehatan warga sekolah.
Antusiasme peserta terlihat tinggi. Ratusan siswa dari dua lembaga pendidikan yakni SMK Kesehatan Indonesia Timur Ruteng dan SMPK St. Antonius Ruteng ikut ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Hadir pula Ketua Yayasan, Maria Yustin D. Romas.
Pemeriksaan Kesehatan Lengkap
Dalam kegiatan ini, telah disiapkan beberapa loket pemeriksaan yang dilalui peserta secara bergantian. Mulai dari meja pendaftaran, pemeriksaan berat badan dan tinggi badan, pengukuran tekanan darah, pemeriksaan kesehatan mulut dan telinga, hingga tes gula darah, asam urat, dan kolesterol.
Bagi guru maupun siswa yang belum mengetahui golongan darah, kesempatan ini juga dimanfaatkan untuk melakukan pengecekan.
Dokter Marianus Ronald Susilo menjelaskan kegiatan ini merupakan langkah awal dalam mempersiapkan berbagai program sekolah menjelang tahun ajaran baru.
“Kegiatan pemeriksaan kesehatan hari ini merupakan bagian dari persiapan kami menyongsong event Penerimaan Siswa Baru yang akan datang,” ujar dokter Ronald.
Ia menambahkan, kegiatan serupa tidak hanya dilakukan di lingkungan sekolah.
“Kami juga merencanakan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat sekitar sekolah pada bulan April mendatang. Setelah itu kegiatan ini akan dilaksanakan di kecamatan-kecamatan di Kabupaten Manggarai,” jelasnya.
Wujud Kepedulian Terhadap Pendidikan
Dokter Ronald yang pada Pilkada sebelumnya juga pernah maju sebagai calon Wakil Bupati Manggarai ini menegaskan bahwa pengambilalihan pengelolaan SMK Kesehatan Indonesia Timur Ruteng dan SMPK St. Antonius Ruteng dilandasi kepedulian terhadap pendidikan generasi muda di kabupaten Manggarai.
“Motivasi kami mengambil alih kepemilikan sekolah ini bukan berorientasi pada profit. Kami ingin berpartisipasi meningkatkan kualitas pendidikan di Manggarai ini,” ungkapnya.
Ia juga menilai keberadaan program studi Keperawatan dan Farmasi di SMK Kesehatan Indonesia Timur Ruteng sangat relevan dengan latar belakangnya di bidang kesehatan.
Sementara Kepala SMK Kesehatan Indonesia Ruteng Yohanes Batara, SE menjelaskan tujuan utama pemeriksaan kesehatan bagi siswa/i di SMK Kesehatan Indonesia Timur dan SMPK St.Antonius Ruteng untuk mengidentifikasi sedini mungkin masalah kesehatan bagi siswa agar dapat mengambil tindakan preventif/pengobatan secepatnya, menyiapkan siswa yang sehat secara jasmani sebagai generasi masa depan bangsa sehingga bisa konsentrasi dalam mengikuti proses kegiatannya di kelas. Tujuan lainnya, tambahnya, kegiatan pemeriksaan kesehatan ini sebagai media promosi bagi kemajuan dan pengembangan SMK Kesehatan Indonesia Timur Ruteng dan SMPK St. Antonius Ruteng.
Turunkan Biaya Pendidikan
Komitmen meningkatkan akses pendidikan juga ditunjukkan melalui kebijakan penurunan biaya sekolah.
Uang SPP di SMK Indonesia Timur Ruteng yang sebelumnya sebesar Rp150.000 per bulan kini diturunkan menjadi hanya Rp100.000/bulan.
Sementara itu, untuk SMPK St. Antonius Ruteng, biaya SPP digratiskan, yang sebelumnya sebesar Rp50.000 per bulan.
Lingkungan Belajar Semakin Nyaman
Sejak dialihkan kepemilikannya pada Januari 2026, berbagai pembenahan terus dilakukan. Bangunan sekolah kini mulai dipercantik dengan pengecatan ulang pada dinding, pintu, jendela, tiang, dan ruang kelas sehingga menciptakan suasana belajar yang lebih nyaman.
Sekolah yang berdiri sejak Juli 2010 ini sebelumnya dimiliki oleh mantan Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai, Drs. Adrianus Adipadma, M.Kes.
Dengan akreditasi B, SMK Indonesia Timur Ruteng memiliki lima program studi unggulan, yaitu: Keperawatan, Farmasi, Adminstrasi Perkantoran, Rekayasa Perangkat Lunak (RPL-Komputer) dan Agribisnis Ternak Ruminansia (Peternakan).
Prodi Tata Kecantikan Siap Diresmikan
Ketua Yayasan Maria Yustin D.Romas menegaskan bahwa pada Tahun Pelajaran baru nanti akan dibuka prodi Tata Kecantikan. Saat ini pihaknya tengah menyiapkan berbagai hal yang diperlukan seperti perijinan dan tenaga kependidikan.
"Tahun ajaran baru, prodi kecantikan sudah bisa dibuka, perijinan dan guru tata kecantikan telah tersedia," ungkapnya. Dengan prodi baru ini dan berbagai terobosan yang gencar dilakukan menjadikan sekolah ini semakin diminati para siswa di Manggarai Raya.
Fasilitas belajar juga cukup lengkap, mulai dari ruang kelas yang memadai, laboratorium IPA, laboratorium komputer, perpustakaan, hingga TV pembelajaran bantuan pemerintah pusat.
Menariknya, aula sekolah ini juga dimanfaatkan warga sekitar sebagai tempat ibadah atau misa mingguan setiap hari Minggu.
Sediakan Asrama untuk Siswa
Untuk memudahkan siswa yang berasal dari luar Kecamatan Langke Rembong, pihak sekolah juga menyediakan asrama dengan biaya terjangkau.
Lingkungan sekolah yang tenang dan jauh dari kebisingan menjadi salah satu keunggulan tersendiri bagi para siswa untuk belajar dengan nyaman.
Dengan berbagai pembenahan dan program baru yang dijalankan, SMK Indonesia Timur Ruteng optimistis dapat menjadi salah satu pilihan pendidikan unggulan bagi generasi muda Manggarai pada tahun ajaran 2026/2027 mendatang. (****)





Posting Komentar untuk "Sambut PPDB 2026/2027, SMK Kesehatan Indonesia Timur Ruteng Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis"