TULUNGAGUNG –Indometro.id-Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Tulungagung mendorong generasi muda untuk memperkuat wawasan kebangsaan di tengah berbagai tantangan yang muncul di era informasi saat ini. Salah satu tantangan yang disoroti adalah maraknya informasi yang tidak benar atau hoaks yang beredar secara masif tanpa melalui proses verifikasi yang jelas.
Kondisi tersebut dinilai dapat memicu kesalahpahaman di masyarakat dan berpotensi mengganggu persatuan serta kesatuan bangsa apabila tidak disikapi dengan bijak.
Dalam kegiatan dialog dan edukasi kebangsaan yang digelar Bakesbangpol Tulungagung Kamis 12/2025, Kepala Bakesbangpol Agus menyampaikan bahwa generasi muda perlu dibekali kemampuan untuk memilah serta memverifikasi informasi yang beredar di media sosial maupun platform digital lainnya.
Selain maraknya hoaks, generasi muda juga dihadapkan pada berbagai tantangan lain seperti degradasi moral, menurunnya rasa nasionalisme, serta semakin berkurangnya pemahaman terhadap ideologi negara dan jati diri bangsa.
“Jika hal ini tidak kita tangani bersama, maka akan berpengaruh terhadap kualitas generasi penerus bangsa di masa depan,” jelas Agus.
Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi forum penyampaian materi, tetapi juga ruang dialog dan edukasi bagi generasi muda untuk memahami berbagai tantangan kebangsaan yang muncul di era modern. Melalui diskusi tersebut diharapkan lahir gagasan dan solusi bersama dalam memperkuat ketahanan nasional mulai dari tingkat daerah.
Agus juga menegaskan bahwa upaya penguatan nilai-nilai kebangsaan tidak dapat dilakukan oleh pemerintah semata. Diperlukan sinergi dan kolaborasi dari berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, lembaga pendidikan, organisasi kemasyarakatan, tokoh masyarakat, hingga seluruh elemen masyarakat.
“Kita semua memiliki tanggung jawab yang sama untuk membimbing, mendampingi, dan memberikan ruang bagi generasi muda agar tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter, berintegritas, serta memiliki kecintaan yang kuat terhadap bangsa dan negara,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut turut hadir Danramil 0807/03 Kedungwaru, Edi Mulyono, serta akademisi dari Universitas Bhineka PGRI Tulungagung, Andreas Andrie Djatmiko, yang memberikan pemaparan materi terkait wawasan kebangsaan dan penguatan karakter generasi muda.
Turut hadir pula Sekretaris serta para Kepala Bidang di lingkungan Bakesbangpol Kabupaten Tulungagung yang mendampingi jalannya kegiatan.
Melalui kegiatan ini diharapkan akan lahir generasi muda Kabupaten Tulungagung yang tidak hanya cerdas dan kreatif, tetapi juga memiliki semangat nasionalisme yang tinggi, menjunjung nilai-nilai kebangsaan, serta mampu menjadi teladan di tengah masyarakat dalam menjaga persatuan dan keutuhan bangsa.
Sebagai penutup, Bakesbangpol Tulungagung berharap kegiatan semacam ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan agar nilai-nilai kebangsaan tetap tertanam kuat pada generasi muda, sehingga mereka mampu menjadi garda terdepan dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia di masa mendatang. (AG




Posting Komentar untuk "Bakesbangpol Tulungagung Dorong Generasi Muda Perkuat Wawasan Kebangsaan di Era Digital"