Indometro.id Tanggamus – Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak UPTD PPA (unit pelaksana teknis daerah perlindungan perempuan dan anak) Kabupaten Tanggamus menyatakan siap memberikan pendampingan terhadap seorang santriwati berinisial F yang diduga menjadi korban perundungan di salah satu pondok pesantren di Kecamatan Talang Padang.
Kepala UPTD PPA Kabupaten Tanggamus, Eka Damayanti, menegaskan pihaknya berkomitmen melindungi hak-hak anak serta memastikan pemulihan fisik dan psikologis korban. Menurutnya, setiap dugaan kekerasan terhadap anak di lingkungan pendidikan harus ditangani secara serius dan objektif.
“Kami siap melakukan pendampingan terhadap korban. Penanganan tidak selalu harus melalui jalur hukum, karena kami juga memiliki mekanisme mediasi. Namun yang paling utama adalah keselamatan dan kondisi psikologis anak,” ujar Eka, Kamis (29/1/2026).
Dalam waktu dekat, UPTD PPA berencana berkoordinasi dengan pihak pondok pesantren guna menggali fakta kejadian sekaligus membuka ruang dialog antara keluarga korban dan pengelola pesantren.
“Semua proses akan dilakukan secara objektif dengan mengedepankan prinsip perlindungan anak,” tegasnya.
Eka menjelaskan, UPTD PPA menangani berbagai bentuk kekerasan terhadap perempuan dan anak, mulai dari perundungan fisik, tekanan psikis, hingga dugaan pelecehan. Selain pendampingan, UPTD PPA juga berperan memberikan edukasi serta pencegahan kekerasan di lingkungan pendidikan.
Sebelumnya, pihak keluarga korban mengungkapkan bahwa santriwati F diduga mengalami perundungan berat oleh santri senior. Bentuk perundungan yang dialami antara lain intimidasi, pemotongan rambut secara paksa, penyiraman air kotor, hingga pengurungan, setelah korban dituduh melakukan pencurian tanpa bukti yang jelas. Peristiwa tersebut disebut menyebabkan korban mengalami trauma mendalam.
Keluarga korban saat ini tengah mempertimbangkan langkah hukum dan berencana melaporkan kasus dugaan perundungan tersebut ke Polres Tanggamus.(Tim)




Posting Komentar untuk "UPTD PPA Tanggamus Terima Laporan,Siap Dampingi Santriwati Korban Dugaan Perundungan di Ponpes Talang Padang"