Reduce bounce ratesindo Pemko Tanjungbalai Tertibkan PKL dengan Pendekatan Humanis - Indometro Media

Pemko Tanjungbalai Tertibkan PKL dengan Pendekatan Humanis

 

Pemko Tanjungbalai Lakukan Penataan Kota dan Penertiban PKL di Kawasan Lapangan Sultan Abdul Jalil Rahmadsyah

TANJUNG BALAIIndometro.id  -

Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungbalai terus berkomitmen melakukan penataan kota dan penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) dengan pendekatan humanis. Komitmen ini ditandai dengan kehadiran Wakil Wali Kota, Muhammad Fadly Abdina saat memimpin langsung kegiatan itu di lapangan Sultan Abdul Jalil Rahmadsyah, Kamis (22/1/2026) malam.

Wakil Wali Kota, Muhammad Fadly Abdina, mengatakan bahwa penataan kota dan penertiban PKL adalah upaya untuk mewujudkan kota yang bersih, indah, dan rapi. "Pemkot Tanjungbalai ingin mewujudkan kota yang bersih, indah, dan rapi melalui penataan kota dan penertiban PKL. Upaya ini merupakan keinginan kuat Bapak Wali Kota dalam menciptakan Kota yang Elok, kota yang bersih, rapi, indah dan nyaman bagi warga dan pedagang yang melakukan aktivitas dagangannya di sekitaran Lapangan Sultan Abdul Jalil Rahmadsyah," kata Fadly.

Dalam peninjauan dan monitoring, Wakil Wali Kota melarang Gerobak Sate untuk berjualan di lokasi tersebut karena sudah merusak pagar Lapangan Sultan Abdul Jalil Rahmadsyah. Fadly pun menekankan bahwa tim terpadu dimintanya mengedepankan pendekatan yang lebih humanis ke masyarakat dan para pedagang dengan tetap memperhatikan aspek estetika dan ketertiban kota.

"Penertiban PKL adalah untuk menjaga keindahan ruang publik di Tanjungbalai. Upaya ini bukan merugikan pedagang," ucapnya. Penataan Kota dan penertiban PKL bukan untuk merugikan PKL, melainkan sebagai upaya Pemko Tanjungbalai menjaga keteraturan, ketertiban dan keindahan ruang publik.

Wakil Wali Kota juga menanyakan bagaimana perasaan dan harapan para pedagang di jalan BahtiarQusa. Reza, salah satu pedagang, mengeluh dengan adanya kutipan parkir yang membuat pengunjung semakin sedikit. "Kami berharap pemerintah dapat membantu kami dengan memberikan lokasi yang lebih baik untuk berdagang," kata Reza.

Nova, pedagang lainnya, meminta kepada pemerintah agar memberikan lokasi 3 Meter yang ada di bagian depan untuk dagangannya karena di lokasi sekarang sunyi tidak ada pembeli. Irwan, pedagang lainnya, menyampaikan kesulitan mereka karena tidak adanya air PDAM. "Tolong bantu kami pak Wawa," ucapnya.

Turut hadir dalam kegiatan itu, Asisten Ekbang Tajul Akbar Nur Ritonga, Plt Kadis Lingkungan Hidup Andre Ginting, Plt Disdagper Wiwi Fitria, Camat Tanjungbalai Selatan Yudhi Irfan Lesmana, mewakili Dishub, Satpol PP dan Lurah Pantai Burung Rajo Erwin.

Pemko Tanjungbalai berharap para pedagang dapat memahami upaya penataan kota dan penertiban PKL ini. "Kami ingin kawasan ini tetap hidup dengan aktivitas warganya, tetapi juga harus didukung dengan kehadiran para PKL yang menjaga kawasan berdagang dengan tertib dan kawasan yang juga enak dipandang warga," tutup Wakil Wali Kota.

  (Kabiro)

Posting Komentar untuk "Pemko Tanjungbalai Tertibkan PKL dengan Pendekatan Humanis"

PELUANG TIAP DAERAH 1 ?