Indometro.id - Bengkayang
Musim penghujan di bulan Januari menyebabkan terjadinya banjir dibeberapa daerah. Salah satunya didesa Rodaya, kecamatan Ledo, kabupaten Bengkayang provinsi Kalimantan barat.
Cuaca extrim hujan lebat selama satu hari penuh pada tanggal 21 Januari 2025 membuat banjir yang cukup parah di dusun Baya. Diperkirakan tinggi banjir kurang lebih mencapai 2 - 3 meter.
Banyak rumah didusun Baya yang tergenang banjir. Otomatis membuat aktivitas warga jadi terhenti. Ada juga jembatan penghubung antara dusun Baya dengan dusun Sedane dan dusun Sigiro rusak parah. Membuat akses keluar masuk warga ketiga dusun ini jadi terputus atau terhenti.
Salah satu warga dusun Baya korban banjir yang enggan disebut namanya menyampaikan tanggapan terkait peristiwa banjir yang dialami kepada awak media ini.
" Dengan terjadinya banjir yang dialami didusun baya ini pastinya membuat kami susah. Apa lagi kami yang rumahnya tergenang banjir.
" Alat alat rumah tangga pastinya banyak rusakatau hilang, seperti kasur, kursi, barang barang elektronik, dan perabotan rumah tangga lainnya.
" Yang paling membuat kami susah yaitu aktivitas sehari hari kami untuk mencari rejeki untuk makan sehari hari jadi terhenti. Kami kwatir jika cuaca setrusnya hujan lebat. Bisa bisa rumah kami tenggelam nantinya.
" Harapan sebagai warga yang menjadi korban banjir, semoga Tuhan yang maha kuasa memberikan cuaca yang bagus sehingga tidak terjadinya banjir lagi.
" Untuk pemerintah, kiranya ada perhatian kepada kami warga terkhusus yang korban banjir, dan semoga ada solusi untuk mengatasi banjir ini." Ujar warga.
Kepala desa Rodaya Ucok nikolaspin Simatupang kepada awak media mengatakan "
" Sangat iba dengan warga yang menjadi korban banjir. Apa lagi melihat jembatan penghubung antar dusun tersebut yang rusak parah.
Semua jadi susah karna banjir. Aktivitas sehari hari jadi terhenti, ekonomi terputus, barang barang warga banyak yang rusak. Tapi apa daya karna pemerintahan desa Rodaya sangat terbatas kemampuannya dalam memberi solusi terhadap Maslah tersebut.
" Dari pemerintahan desa Roya sudah melaporkan masalah banjir ini ke pemerintah melalui dinas dinas terkait, seperti dinas sosial dan dinas BPBD kabupaten bengkayang. Tinggal menunggu respon dari dinas tersebut.
Harapannya pemerintah melalui dinas terkait, seperti dinas sosial dan dinas Badan BPBD kabupaten Bengkayang ada perhatian terhadap warga korban banjir, jembatan penghubung yang rusak dan semoga ada solusi agar tidak terjadi lagi banjir didesa Rodaya. Setiap cuaca hujan yang extrim, desa Rodaya pasti mengalami banjir." Ucap pak Ucok.




Posting Komentar untuk "Dampak Banjir, Rumah warga tergenang Jembatan Penghubung Antar Dusun di Desa Rodaya Rusak Parah."