-->

Iklan

Temukan Kami DI Fb

Halaman

Perumahan Terendam Banjir, Sejumlah WargaTerpaksa Mengungsi

Selasa, 12 April 2022, April 12, 2022 WIB Last Updated 2022-04-13T00:38:48Z
iklan disini :




OKI, Indometro.id-

BANYUASIN - Guyuran hujan dengan intensitas yang cukup tinggi yang terjadi pada Senin (11/04/2022) malam sekitar pukul 23.30 WIB hingga Selasa (12/04/2022) pagi, di wilayah Kelurahan Tanah Mas, Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan. Telah menenggelamkan cukup banyak pemukiman warga disejumlah tempat diwilayah tersebut.

Akibat dari banjir yang cukup begitu besar itu pula, salah satu perumahan warga ikut terendam yaitu perumahan Al- Ghony yang berada di wilayah Kelurahan Tanah Mas, Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin, diperkirakan ketinggian rata rata air mencapai satu meter. 

Dampak dari bencana banjir tersebut banyak mengakibatkan warganya mengungsi dikarenakan rumah mereka terendam banjir. Diperkirakan ada sekitar lebih kurang 100  rumah yang terdampak banjir, tidak hanya itu dari kejadian ini sendiri membuat Masjid Al-Ikhsan yang berada di wilayah Perumahan Al-Ghony pun ikut terendam, dan Pesantren yang berada di wilayah tersebut tidak luput teredam banjir yaitu Pesantren Al-Fatah Cabang Temboro Jawa Timur (Jatim) pun ikut terendam, sehingga membuat aktivitas belajar mengajar pun terhenti dikarenakan tempat belajar mengajar ikut terendam banjir. 

Saat kami wawancarai salah satu warga setempat Amrul (37) mengatakan, banjir yang terjadi kali ini diluar dugaan, dikarenakan banjir yang terjadi begitu cepat, karena hujan yang terjadi pada Senin malam hingga pagi hari begitu deras sehingga membuat air begitu cepat merendam permukiman warga diperkirakan ketinggian air mencapai satu meter. 

"Hujan yang terjadi begitu deras mengakibatkan banjir melanda di permukiman kami, ditambah air kiriman dari arah Serong dan dari arah Terminal Kilo Meter (KM) 12, membuat penderitaan kami bertambah, diperkirakan banjir yang terjadi merendam ratusan rumah yang berada di permukiman kami," ucap Amrul kepada media ini

Dari pantauan kami banyak warga terpaksa mengungsi baik kerumah saudara maupun ketempat yang lebih tinggi, sampai berita ini diturunkan belum ada uluran dan perhatian dari pemerintah setempat, baik dari Kepolisian atau pun dari pemerintah Kelurahan setempat. 

Saat kami mencoba konfirmasi ke pemerintah setempat melalui sambungan telepon baik Wakil Bupati (Wabub) H. Slamet Somosentono dan Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banyuasin, tidak dapat dihubungi. 

Sampai berita ini diturunkan genangan air semakin tinggi dikarenakan kiriman air dari daerah sekitar baik dari arah Serong maupun dari arah Terminal KM 12.
Beri Komentar Dong!

Tampilkan

Terkini

Nasional

+