Silaturrahmi di Dayah Darul Huda Paloh Gadeng, KH. Idrus Ramli Berikan Tausyiah

Baca Juga

 


Aceh Utara, indometro.id - KH Idrus Ramli merupakan  pendekar aswaja yang sudah terkenal di Indonesia. 

Gaya ceramahnya yang khas membuat ceramah KH Idrus Ramli mudah diterima oleh masyarakat. Menurut, KH.Idrus Ramli,  aliran di luar Aswaja yang merata di setiap daerah di Indonesia adalah Wahabi, Syiah, Liberalisme dan Pluralisme. 

Hal tersebut disampaikan KH. Idrus Ramli saat melaksanakan silaturrah dan tausiah di Dayah Darul Huda Paloh Gadeng kecamatan Dewantara kabupaten Aceh Utara, Rabu (24/11/2021).

Dia mengungkapkan strategi yang sebaiknya digunakan untuk menghadapi kaum wahabi yang membid'ah - bid'ahkan amaliah Aswaja.

Strategi yang tepat antara lain perlu mengkaji ilmu hadist  untuk menghadapi Wahabi, ilmu sejarah untuk melawan Syiah, dan Ilmu logika untuk melawan Liberalisme dan pluralisme. 

"Untuk itu. Perlu adanya perpustakaan yang lengkap untuk meningkatkan SDM dan Pemgembangan Lajnah Bahtsul Masail di Dayah,"katanya.

Camat Dewantara, Nawafil Mahyudha,SSTP yang dihubungi media ini mengucapkan alhamdulillah Dayah darul Huda Paloh Gadeng berkesempatan mendapatkan kunjungan dari KH Idrus Ramli, sebuah kesempatan langka yang harus dimanfaatkan sebaik mungkin

"Mudah - mudahan acara ini bagi para santri Dayah Darul Huda untuk memperkuat dan menambah referensi tentang kajian Ahlu Sunnah wal jamaah,"tukasnya.

Apalagi santri - santri ini, menurut Nawafil Mahyudha, kedepannya akan menjadi garda utama bagi ummat utk tetap menjaga kaidah Ahlu Sunnah wal jamaah tetap bisa berdiri tegak di Aceh.


"Kami sangat mensyukuri acara ini berjalan dengan khidmat dan sukses, semoga kedepannya acara seperti ini sering terjadi dengan kehadiran ulama2 Ahlu Sunnah. Selain menjalin ukhuwah islamiah juga bisa menambah referensi agar Aswaja tetap menjadi pedoman bagi masyarakat dalam menjalankan ibadah,"pungkasnya. 

Kadatangan KH. Idrus Ramli didampingi oleh Abi Zahrul (Abi Mudi) dan diterima oleh keluarga besar Dayah Darul Huda Paloh Gadeng. (red).

Berikan Komentar Anda

Lebih baru Lebih lama