Mengharukan, Kisah Narapidana Jalani Ijab Kabul di Lapas Kelas IIA Pekanbaru

Baca Juga

Pekanbaru, indometro.id
Seorang warga binaan atau narapidana di Lapas Klas II A Pekanbaru tak kuasa menahan haru ketika melangsungkan pernikahan di sana pada senin pagi (25/10). Acara akad itu dihadiri oleh keluarga dan kerabat dengan tetap menerapakan protokol kesehatan

Bertempat di ruangan kamtib, pernikahan narapidana bernama adnan itu dihadiri Penghulu dari Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bukit Raya Kota Pekanbaru adnan merupakan terpidana kasus narkoba dengan vonis hakim 12 tahun penjara. Namun ia dan kekasihnya, Sri Wulandari tidak menyurutkam niat untuk menikah hingga akhirnya mendapatkan izin dari Kepala Lapas Kelas II A Pekanbaru, Herry Suhasmin  

Ya Alhamdulillah saya senang sekali. Bahagia rasanya karena bisa menikah di Lapas setelah sekian lama memadu kasih dengan Wulan," kata adnan.

"Saya terharu, perjuangan hidup akan saya lalui bersama dengan adnan walau cinta kita terpisah jeruji penjara," ungkap Wulan.Usai akad nikah dihadapan penghulu, mereka menandatangani buku nikah dari KUA dan sudah tercatat secara resmi.

pernikahan merupakan salah satu hak dari narapidana. Izin pernikahan akan diberikan apabila syarat administrasi narapidana yang hendak menikah lengkap meliputi surat permohonan dan jaminan keluarga, surat keterangan kehendak nikah dari kelurahan setempat dan dari KUA

Acara pernikahan dilaksanakan dengan persetujuan Kalapas, berdasarkan hasil keputusan Kalapas Pekanbaru melalui sidang TPP atas permohonan pernikahan dari keluarga penjamin mempelai.***

Berikan Komentar Anda

Lebih baru Lebih lama