-->

Iklan

Temukan Kami DI Fb

Halaman

Webinar Reformasi Regulasi Wujudkan Ekosistem Investasi dan Kemudahan Berusaha

redaksi
Jumat, 24 September 2021, September 24, 2021 WIB Last Updated 2021-09-25T05:08:54Z
iklan disini :




Jakarta, Indometro.id -

Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwidjono Moegiarso mengatakan bahwa Undang-Undang Cipta Kerja hadir untuk memberikan arah kebijakan dalam melakukan langkah-langkah strategis yang bertujuan untuk meningkatkan dan memajukan perekonomian Indonesia. Hal itu disampaikannya  dalam Webinar Reformasi Regulasi bertajuk Peningkatan Ekosistem Investasi dan Kemudahan Berusaha, Kamis (23/9/2021) di Jakarta.

Kebijakan strategis yang diambil Pemerintah adalah dengan melakukan reformasi regulasi atas perizinan berusaha dengan menerapkan tiga prinsip yaitu menerapkan konsep perizinan berusaha dengan pendekatan berbasis risiko, menyederhanakan berbagai persyaratan dasar, dan penyederhanaan dari persyaratan investasi.

“Regulasi yang kita reformasi ini dilakukan untuk mewujudkan ekosistem investasi yang lebih kondusif dan juga untuk kemudahan berusaha di Indonesia yang tentunya akan berdampak signifikan pada penciptaan lapangan kerja, khususnya dalam mendorong perekonomian nasional kita,” ungkap Susiwijono seperti dilansir ekon.go.id.

Disebutkannya, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian bekerjasama dengan Kedutaan Besar Inggris menyelenggarakan webinar tersebut untuk memperkaya wawasan dengan mendapatkan pembelajaran dari praktek-praktek terbaik internasional tentang pelaksanaan reformasi regulasi terutama di negara Inggris. Negara Inggris sendiri telah melakukan reformasi regulasi sejak tahun 1990 dan sampai saat ini terus melakukan reformasi dan mengembangkan berbagai langkah dengan tujuan untuk dapat meningkatkan ekosistem investasi.

“Kebijakan reformasi regulasi ini tidaklah mudah untuk diimplementasikan apabila tidak diikuti dengan penyesuaian terhadap pola pikir dan pemahaman yang utuh. Oleh karena itu, webinar ini diharapkan dapat menjadi sarana edukasi dan tentunya akan bermanfaat besar untuk memperkaya wawasan kita terkait pelaksanaan reformasi regulasi dalam rangka menciptakan iklim investasi yang kondusif dan juga termasuk didalamnya penerapan pendekatan yang berbasis risiko pada perizinan berusaha untuk mewujudkan perizinan berusaha di Indonesia,” pungkas Sesmenko Susiwijono.  (*)


 

Beri Komentar Dong!

Tampilkan

Terkini

Nasional

+