Rocky Diminta Angkat Kaki dari Rumahnya Dalam 7 Hari





Jakarta, Indometro.id -
Pengamat politik Rocky Gerung dalam permasalahan sengketa lahan yang menerpanya belum juga tuntas hingga saat ini.
Salah satu konsultan property Eka Gumilar turut menyoroti perkara sengketa lahan yang melibatkan pengamat politik Rocky Gerung dan PT Sentul City Tbk. Lahan tempat bangunan rumah Rocky Gerung berdiri di Desa Bojong Koneng, Bogor, Jawa Barat diklaim perusahaan ini, Rocky diminta segara angkat  kaki dari rumahnya dalam  waktu 7 hari.

Eka Gumilar kemudian menyindir Rocky Gerung yang disebutnya membeli lahan tersebut dari mafia tanah, lalu untuk menutupi hal itu dengan menyalahkan pihak Sentul City.
"ROCKY GERUNG Menutupi kedunguannya membeli lahan bodong dari mafia tanah, sentul city yg disalahkan?," tulisnya dikutip dari Populis pada Minggu (12/9/2021).

Rocky Gerung sendiri telah panjang lebar memberi tanggapannya terkait somasi dari Sentul City, dia bahkan menyinggung rumah Menteri Pertahanan Prabowo Subianto yang juga tak jauh dari lokasi Rumahnya, dia mengatakan, Sentul City hanya berani mengusik dirinya, tetapi hal yang sama tak dilakukan kepada Prabowo Subianto.

Terkait hal itu, Eka menilai pernyataan itu terlampau politis, dia kemudian kembali menyindir Rocky Gerung.
"Lebih dungu lagi seperti menyeret masalah jadi arena pertarungan cebong kampret? Dipolitisir Makin parah sakitnya bangsa kita ini Sy hapal area sentul city sejak 1996", tegasnya.

Lebih lanjut, Eka mengatakan, perkara itu mesti dilihat secara objektif berdasarkan hak perolehan tanah maupun legalitasnya. Persoalan ini tak perlu ditarik ke ranah politik.
"Persoalan ROCKY GERUNG dengan SC itu hitam putih.... Bisa diliat alas hak perolehan tanahnya, legalitasnya dll, jangan karena pertemanan objektifitas kita jadi hilang Sy turut prihatin dengan masalah RG,. tapi juga harus objektif jangan semua dibawa ke ranah politik," tuntasnya.

Sebelumnya Rocky Gerung menilai ada unsur politis yang terjadi dalam pengambilan lahan yang dilakukan Sentul City. Karena jika dilakukan secara fair, mestinya penggusuran itu dilakukan sampai ke rumah Prabowo. Kediaman Rocky sendiri tak begitu jauh dari kediaman Menhan RI, Prabowo Subianto, di bukit Hambalang.
"Ya mestinya sampai di situ tapi saya tidak tahu apa, atau ada nego tertentu karena mungkin disitu politisnya, aspek politisnya dan itu satu paket aja kan penguasaan lahan," kata Rocky.




(WE Online)



Baca Juga :

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama