-->

Iklan

Temukan Kami DI Fb

Halaman

Danrem 162/WB Bagikan Sembako Kepada Penderita Covid-19 di Rumah Isolasi Terpadu

Senin, 26 Juli 2021, Juli 26, 2021 WIB Last Updated 2021-07-26T10:07:53Z
iklan disini :





Indometro NTB - Lombok Tengah, Sebagai upaya meminimalisasi dan memulihkan warga terpapar corona virus desease (Covid-19), Komandan Korem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., menggelar bakti sosial di Dusun Muntung Bangle Desa Pengenjek Kecamatan Jonggat Kabupaten Lombok Tengah, Kamis (22/07/2021). 

Bakti sosial membagikan obat-obatan,Vitamin, buah buahan dan minuman sehat lainnya untuk pasien  Covid-19 tersebut diserahkan langsung oleh Danrem 162/WB kepada tenaga kesehatan yang merawat di Rumah Isolasi Terpadu dan memberikan sembako diterima langsung oleh para UMKM yang memasakkan Pasien Covid-19 makan pagi, siang dan malam. 

"Hal inilah wujud gotong royong masyarakat Desa. Jadi, ayo kita dorong dan beri support para pasien agar semangat  sehingga lekas sembuh," ujar Jenderal Bintang Satu itu.

Usai menyerahkan bantuan Sembako dan obat-obatan, Danrem 162/WB dalam wawancaranya dengan awak media mengatakan, Baksos ini sengaja dilakukan untuk membantu meringankan beban masyarakat di masa pandemi Covid-19 terutama Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) agar dapat berputar roda perekonomian di desa-desa maupun kepada pasien Covid-19 yang sudah berada di tempat Isolasi Terpadu yang disiapkan oleh Desa. 

“Kami hadir untuk memberikan dukungan moril dan doa agar saudara-saudara kita yang terpapar virus corona segera bisa sembuh sekaligus mengajak masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan Covid-19,” ungkapnya. 

Ia juga mendorong penyiapan rumah isolasi terpadu di seluruh desa dan kelurahan bahkan dusun ataupun lingkungan masing-masing memiliki ruang isolasi yang dilengkapi dengan tempat tidur, kamar mandi dan halaman untuk berjemur. 

Danrem 162 Wira Bhakti Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdani juga mengatakan bahwa sesuai perintah Pangdam IX Udayana Mayjen TNI Maruli Simanjuntak di mana tiap tiap desa/kelurahan wajib memiliki rumah isolasi terpadu sebagai upaya untuk mengantisipasi agar Rumah Sakit tidak penuh dengan Pasien Covid-19.

Pati Bintang Satu ini menjelaskan, Rumah Isolasi terpadu ini disiapkan untuk menampung dan merawat pasien Covid-19 kategori OTG (Orang Tanpa Gejala) yang dipantau oleh Satgas Covid-19 tingkat Desa/Kelurahan. 

"Untuk pasien Covid-19 dalam kondisi sedang diarahkan dirawat di Puskesmas dan pasien kondisi berat (komurbit) dirawat di RSUD Kabupaten/Provinsi, sehingga semua pasien Covid-19 di NTB dapat tertangani dengan baik dan segera sembuh serta sehat seperti sedia kala," harapnya. 

Menurutnya, hal itu juga sebagai upaya untuk memudahkan Dinas Kesehatan bersama TNI, Polri dan Pemerintah Daerah dalam penanganan dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di daerah khususnya di NTB. 

Terkait dengan jumlah vaksin Covid-19, Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani menjelaskan bahwa stok vaksin Covid-19 di NTB sudah mulai menipis, sedangkan animo masyarakat di masing-masing Kabupaten Kota untuk melaksanakan vaksinasi sangat tinggi. 

“Ini sudah kami bahas di tingkat Forkopimda NTB dan sedang dikomunikasikan dan diupayakan kepada Kementerian Kesehatan, BNPB dan lainnya agar segera dikirim vaksin tambahan dalam waktu dekat untuk masyarakat NTB. Mohon doanya semoga semua berjalan lancar dan aman,” tutupnya. 

Terlihat dilokasi acara Baksos Kasiter Kasrem 162/WB Kolonel Inf Budi Rahmawan, Dandim 1620/Loteng Letkol Inf I Putu Tangkas Wiratawan, Plt. Sekda Loteng H. Moh Nazil, Plt. Dikes Loteng dr. Muzakir Langkir, Plt Kepala BPBD Loteng Ridwan Makrub, Forkopimca Jonggat, para Pasi dan Danramil Kodim Loteng.(ils).

Beri Komentar Dong!

Tampilkan

Terkini

Nasional

+