Ticker

6/recent/Ticker-posts

Cabang Dinas Pendidikan Aceh Utara Seleksi Guru Unggulan SMAN 3 Putra Bangsa Lhoksukon

Cabang Dinas Pendidikan Aceh Utara menyeleksi guru unggulan SMAN 3 Putra Bangsa Lhoksukon



Kabupaten Aceh Utara, indometro.id -  Menindaklanjuti program Dinas Pendidikan Aceh terkait Program sekolah unggulan di setiap Kabupaten, Cabang Dinas Pendidikan Kabupaten Aceh Utara berkomitmen yang tinggi melalui peningkatan kelas unggul.

Hal ini mengawali dengan melakukan seleksi atau penjaringan guru -  guru unggul dari berbagai SMA yang ada di kabupaten Aceh Utara. Kegiatan ini berlangsung Kamis (29/07/021) di SMAN 1 Lhoksukon dalam bentuk tes Uji Kompetensi Guru (UKG), dibuka oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Aceh Utara Drs Ahmad Yamani, M.Pd diwakili Kasubag TU Junaidi, SST, M.Pd.

Kasubag TU Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Aceh Utara, Junaidi, SST, M.Pd mengatakan, bahwa kegiatan seleksi/penjaringan guru unggul diikuti  14 orang guru  yang dianggap terbaik dari berbagai bidang studi mengikuti tes UKG dan yang memenuhi syarat  nilai lulus. Setelah ini diwajibkan mengikuti beberapa tahapan asesmen lainnya sebelum dipindah tugas ke SMAN 3 Putra Bangsa.

"Setiap peserta harus mengikuti wawancara dan mikro teaching. Guru guru yang lulus nanti diharapkan menjadi motor penggerak dalam meningkatkan prestasi lulusan  yang setara dengan lulusan 20 sekolah unggul lainnya yang ada di seluruh Aceh,"ungkapnya.


Secara terpisah Kepala Sekolah SMAN 3 Putra Bangsa Zulkifli, M. Pd kepada media menyatakan bahwa, saat ini sekolah kami membutuhkan guru-guru profesional yang kompeten dibidangnya, energik, dan berdedikasi tinggi, serta bertanggung jawab.

Guru yang siap mengajar, siap berbagi ilmu sehingga siswa mampu menjawab soal-soal yang dibuat oleh  siapapun dalam bentuk apapun, Proses Belajar Mengajar (PBM) yang membantu siswa lulus maksimal di berbagai perguruan tinggi favorit dalam dan luar negeri.

"Kami juga mengharapkan hasil PBM, siswa tidak hanya dapat menjawab berbagai soal tetapi juga peduli terhadap pembentukan karakternya sehingga terbentuk siswa siswa yang berakhlaqul Karimah. Nantinya diharapkan guru yang dapat membantu siswa mengembangkan kreatifitas baik kognitif (pengetahuan), Psikomotorik (unjuk kerja), maupun afektif (sikap),"tambahnya. 

Mahdi

Artikel Terkait