Ticker

6/recent/Ticker-posts

Sekda Drs. Haili Yoga, M.Si Terima Kunjungan Kerja Perwakilan BPS Provinsi Aceh

REDELONG, indometro.id - Sekretaris Daerah Kabupaten Bener Meriah Drs. Haili Yoga, M.Si didampingi oleh Asisten I Bidang Keistimewaaan Aceh dan Kesejahteran Masyarakat Drs. Mukhlis dan Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan drh. Sofyan menerima Kunjungan Kerja Perwakilan Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Aceh dalam rangka untuk mengkonfirmasi dan mendapatkan data lapangan jumlah warga miskin di beberapa kampung dalam wilayah Kabupaten Bener Meriah di ruang Kerja Asisten I, Rabu, 9/6/2021.

Seusai pertemuan tersebut Sekda Drs. Haili Yoga, M.Si kepada Prokopim Setdakab Bener Meriah menjelaskan, pertama sekali kita berterimakasih dan apresiasi kepada BPS Aceh dan BPS Kabupaten Bener Meriah yang secara langsung melakukan kunjungan kerja dan mengadakan pertemuan dengan pemerintah Daerah Kabupaten Bener Meriah untuk mengkonfirmasi langsung tentang data lapangan jumlah warga miskin di beberapa kampung dalam wilayah Kabupaten Bener Meriah, dan Alhamdulillah semua sudah kita jelaskan, kata Sekda.

Lebih lanjut Sekda juga menerangkan, kenapa ini di konfirmasi, karena Bener Meriah sudah mengalami peningkatan, karena sebagian besar kampung dalam wilayah Kabupaten Bener Meriah mengalami penurunan angka kemiskinannya dan menjadi salah satu kabupaten terbaik dalam menurunkan dan menekan angka kemiskinan di Provinsi Aceh, terang Drs. Haili Yoga, M.Si.
Kepada Perwakilan BPS Provinsi Aceh yang didampingi oleh Kepala BPS Kabupaten Bener Meriah, secara umum Sekretaris Daerah mengatakan, banyak hal dan upaya yang tela dan sudah dilakukan untuk validasi data kemiskinan di Kabupaten Bener Meriah bahkan pimpinan bersma tim khusus sampai turun ke sasaran langsung untuk memastikan jumlah warga miskin dalam sebuah kampung dengan indikator jumlah warga penerima bantuan, papar Sekda.

Terakhir Sekda mengungkapkan, terkait adanya 8 (delapan) kampung yang mengalami peningkatan warga miskin akan dilakukan cross check kembali dan akan dilakukan validasi sesuai dengan data real yang ada di lapangan, pungkas Sekda.



Artikel Terkait