Ticker

6/recent/Ticker-posts

Tanpa Izin, Ekspor Getah Pinus PT. JMI dari Aceh Tengah Menuju Belawan Tetap Berjalan


TAKENGON, indometro.id – Mobil Pengangkutan getah Pinus milik PT. JMI Tidak bisa menunjukan surat ijin Resmi dari Pemerintah Aceh dan Kabupaten Aceh Tengah.

Sebanyak 3 mobil tanki pengangkut getah pinus (terpentin) yang berasal dari hasil hutan di Aceh Tengah, yang akan dibawa ke pelabuhan Belawan, Medan, untuk diekspor, telah ditahan oleh pihak Polres Bener Meriah.



Saat ini, Unit Tipikor Polres Bener Meriah (11/5), sedang melakukan pemeriksaan dokumen (izin) resmi perusahaan dan izin angkut untuk ekspor getah pinus (terpentin).

Ketikan awak media mengkonfirmasi kepada supir R pembawa tanki getah pinus tersebut mengatakan, bahwa sering mengangkut getah pinus milik PT. JMI ke Belawan untuk diekspor. “Sudah ada pihak penerima getah pinus di pelabuhan Belawan”, ungkapnya.


Pengiriman getah pinus ini sudah berlangsung lama. “Kadang-kadang mengangkut dua, tiga mobil tanki dan keberadaan ini sudah berjalan sangat lama”, sebut R

P.T JMI pemilik getah pinus tersebut,telah disurati No : 522/7856 tanggal 20 Apri 2021oleh Gubernur Aceh Nova Iriansyah, dengan hal pelaksanaan kewajiban dan kelengkapan perizinan perusahaan.
Berdasarkan verifikasi lapangan dan evaluasi perizinan, bahwa perusahaan ini belum melengkapi dokumen perizinan dan kewajiban kepada Pemda setempat.



Artikel Terkait