Ticker

6/recent/Ticker-posts

Pemdes Pangkalan Bulian Gelar Pembekalan Pokja Relawan Pendataan SDGs Desa Dan IDM.


Musi Banyuasin, Indometro.id- SDGs Desa merupakan Role Pembangunan berkelanjutan yang masuk dalam program prioritas penggunaan Dana Desa tahun anggaran 2021.Ini merupakan upaya mewujudkan desa tanpa kemiskinan, desa tanpa kelaparan, desa Ekonomi tumbuh merata, desa peduli kesehatan, desa peduli lingkungan, desa peduli pendidikan, desa ramah perempuan, desa berjejaring dan desa tanggap budaya.

Pemerintah Desa Pangkalan Bulian Kecamatan Batanghari Leko Kabupaten Muasi Banyuasin selenggarakan pelatihan SDGs (Sustainable Development Goals) pembekalan Pokja Relawan untuk pendataan SDGs Desa dan Peningkatan Kwalitas Indeks Desa Membangun (IDM)  bertempat di SDN 1 Lubuk Bintialo, Sabtu (10/04/2021)

Dalam sambutan Pembukaan Pembekalan dan Pelatihan SDGs ini, Kepala Desa Pangkalan Bulian, Akhmad Badawi, S.Pd, M.Pd Melalui Endang Kusnadi, Sekdes Pangkalan Bulian Sangat mengharapkan agar POKJA relawan pendataan benar benar serius mengikuti materi yang disampaikan oleh pemateri, sehingga dapat dipahami dan mampu diaplikasikan dilapangan sesuai dengan tugas yang diemban masing masing peserta dengan melakukan pendataan langsung kesemua rumah warga masyarakat yang ada di desanya agar data yang diperoleh sesuai harapan.

Untuk penugasan dan penunjukan kelompok kerja relawan pendataan desa merujuk pada peraturan menteri desa PDTT No. 21 Tahun 2020 tentang POKJA relawan pendataan desa yang telah diterbitkan Surat Keputusan (SK).

Adapun materi pelatihan Pendataan SDGs Desa 2021 disampaikan oleh narasumber baik dari  Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Musi Banyuasin, Panduan Entry Data Desa disampaikan oleh Pendamping Profesional, Panduan Entry data survey Keluarga disampaikan oleh Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat (P3MD) selanjutnya Mekanisme Pendataan SDGs Desa 2021 disampaikan oleh Pihak Kecamatan. Terkait Implementasi Aplikasi SDGs Desa dalam Pendataan dan survei yang akan dilakukan oleh tim pokja mencakup survei atau pendataan pada level desa, pendataan pada level rukun tetangga (RT) atau Dusun, pendataan pada level warga atau Individu dan pendataan pada level keluarga. Pelaksanaan survei dan pengumpulan data akan berlangsung mulai periode maret s.d mei 2021.

Melalui kegiatan pemutakhiran data SDGs desa dimaksudkan selain sebagai sumber data dan informasi dasar dalam menentukan kebijakan pembangunan desa, juga dimaksudkan untuk melihat kondisi perkembangan kemandirian desa dan ketepatan intervensi kebijakan pemerintah terkait pembangunan desa yang dilakukan pemerintah yang melibatkan peran aktif masyarakat desa.

(Joni Karbot)

Artikel Terkait