Silaukahean Indometro id
Puluhan warga di Nagori dolog marawa Distrik sepuluh melakukan aksi protes terhadap panitia pembangunan Gereja Kristen Protestan Simalungun (GKPS) pada beberapa minggu takhir ini. Aksi ini dipicu oleh dugaan kurangnya transparansi panitia dalam pengelolaan
dana da 7Bn perkembangan proyek pembangunan gereja yang telah terhenti selama beberapa bulan terakhir.
Aksi protes dilakukan oleh warga yang menuntut penjelasan rinci mengenai penggunaan anggaran pembangunan gereja dan status proyek saat ini. Warga merasa ada ketidakjelasan dalam manajemen keuangan, terutama terkait sumbangan jemaat dan bantuan donatur yang jumlahnya diperkirakan mencapai miliaran rupiah.
Protes ini melibatkan puluhan warga setempat, tokoh masyarakat, dan beberapa perwakilan jemaat gereja. Mereka menduga adanya oknum dalam kepanitiaan yang tidak terbuka dalam hal laporan keuangan. Pihak yang dituju dalam protes ini adalah Panitia Pembangunan GKPS Dolog marawa dan Majelis Gereja.
Protes berlangsung di depan lokasi proyek pembangunan GKPS yang terletak di Jalan Raya Tinggi raja, Nagori Dolog Marawa kecamatan silou kahean Distrk sepuluh
protes 5 bulan setelah berlangsung pembangunan gereja tersebut,yang mana pesta pembangunan tersebut di adakan pada bulan oktober 2024,dan awak media serta beberapa anggota jemaat sudah sering mempertanyakan ini melalui musyawarah atau internal lewat kontak tlpon panitia,bahkan ahir ahir ini sdah sering turun lewat media sosial tapi tidak ada respon sama sekali dari pihak panitia pesta pembangunan tersebut.
Warga merasa geram karena sejak awal pembangunan dimulai, panitia dinilai tidak pernah melakukan sosialisasi atau diskusi terbuka mengenai rincian anggaran dan perkembangan Nya. Selain itu, permintaan warga untuk meninjau laporan keuangan juga tidak diindahkan oleh panitia. Dugaan manipulasi data dan ketiadaan komunikasi yang efektif memicu kekecewaan warga, yang puncaknya diungkapkan melalui aksi protes ini.
Pihak berwenang, dalam hal ini Kejaksaan Negeri simalungun tolong di bantu kami masyarakat ini tentang gimana ketetapan undang undang mengenai rumah ibadah ini. [B purba]/tim indometro.id
Penulis berita Belman purba





Posting Komentar untuk "Di duga Hasil Pesta Pembangunan Rumah Ibadah (Gereja)GKPS Dolog Marawa Tidak Transparan"